Institut Kemandirian Dompet Dhuafa rilis Re-Space
Minggu, 25 September 2022 7:31 WIB
Direktur Institut Kemandirian, Abdurrahman Usman saat memaparkan konsep program Re-Space di Tangerang (Azmi Samsul Maarif).
Tangerang (ANTARA) - Institut Kemandirian Dompet Dhuafa (IK DD) bersama dengan ReBach International meluncurkan program Re-Space untuk mendukung menciptakan sumber daya manusia andal dan trampil menuju Indonesia Emas tahun 2045.
"Jadi dalam peluncuran program Re-Space ini, kami ingin membangun konsep role model baru. Dengan menjalankan konsep pelatihan entrepreneurship dan harapan bisa melahirkan tenaga muda yang trampil dan mandiri," kata Direktur Institut Kemandirian, Abdurrahman Usman dalam jumpa pers grand launcing program Re-Space di Tangerang, Banten, Sabtu (24/9).
Ia mengatakan, bahwa konsep Re-Space yang dicetuskan oleh Institut Kemandirian bersama ReBach Internasional ini merupakan program inovasi pemecahan masalah sosial di dalam negeri, seperti upaya untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Dimana, lanjut dia, nantinya program Re-Space tersebut akan memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan secara reguler terhadap kelompok muda yang produktif dan khususnya bagi mereka yang masuk pada kategori kurang mampu.
"Selain untuk menciptakan SDM unggul, juga dengan hadirnya Re-Space ini bisa meningkatkan sekala, baik itu produk dan kemampuan," katanya.
Ia mengungkapkan, program Re-Space juga saat ini telah menjadi pilot projects, yang mana pihaknya telah menjalankan pelatihan keterampilan dengan 21 jenis jurusan berbeda, salah satunya yaitu pelatihan pengelolaan pangan, digital marketing dan pengelolaan kayu.
"Mudah mudahan dari yang kecil ini bisa menjadi contoh untuk lembaga-lembaga yang lain," ujarnya.
"Jadi dalam peluncuran program Re-Space ini, kami ingin membangun konsep role model baru. Dengan menjalankan konsep pelatihan entrepreneurship dan harapan bisa melahirkan tenaga muda yang trampil dan mandiri," kata Direktur Institut Kemandirian, Abdurrahman Usman dalam jumpa pers grand launcing program Re-Space di Tangerang, Banten, Sabtu (24/9).
Ia mengatakan, bahwa konsep Re-Space yang dicetuskan oleh Institut Kemandirian bersama ReBach Internasional ini merupakan program inovasi pemecahan masalah sosial di dalam negeri, seperti upaya untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Dimana, lanjut dia, nantinya program Re-Space tersebut akan memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan secara reguler terhadap kelompok muda yang produktif dan khususnya bagi mereka yang masuk pada kategori kurang mampu.
"Selain untuk menciptakan SDM unggul, juga dengan hadirnya Re-Space ini bisa meningkatkan sekala, baik itu produk dan kemampuan," katanya.
Ia mengungkapkan, program Re-Space juga saat ini telah menjadi pilot projects, yang mana pihaknya telah menjalankan pelatihan keterampilan dengan 21 jenis jurusan berbeda, salah satunya yaitu pelatihan pengelolaan pangan, digital marketing dan pengelolaan kayu.
"Mudah mudahan dari yang kecil ini bisa menjadi contoh untuk lembaga-lembaga yang lain," ujarnya.
Pewarta : Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dompet Dhuafa Yogyakarta kirim bantuan kemanusiaan bagi penyintas bencana Sumatera dan Aceh
03 January 2026 6:36 WIB
DMC Dompet Dhuafa ikut evakuasi korban dan salurkan bantuan banjir di Bantul
29 March 2025 22:02 WIB, 2025
Dompet Dhuafa dorong Keswadayaan Lokal dan Kewirausahaan dengan pendekatan budaya
29 July 2024 16:04 WIB, 2024
Rektor UIN Suka: Empat kemampuan berpikir sebagai fondasi pendidikan di era AI
28 September 2026 19:51 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Rektor UIN Suka: Empat kemampuan berpikir sebagai fondasi pendidikan di era AI
28 September 2026 19:51 WIB