Hujan deras guyur Indonesia
Minggu, 23 Oktober 2022 6:50 WIB
Ilustrasi - Awan mendung menyelimuti sebagian kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/10/2022). ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aww/pri.
Jakarta (ANTARA) - Sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada hari ini termasuk beberapa kota besar, menurut peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Dalam peringatan dini BMKG yang diakses dari Jakarta pada Ahad, hujan lebat diprakirakan turun di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur,
Hujan lebat juga berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG ingatkan potensi hujan lebat di sebagian besar Indonesia
Dalam peringatan dini BMKG yang diakses dari Jakarta pada Ahad, hujan lebat diprakirakan turun di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur,
Hujan lebat juga berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG ingatkan potensi hujan lebat di sebagian besar Indonesia
Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Delapan tewas dan 34 orang hilang usai hujan lebat picu longsor di China barat daya
18 July 2026 9:09 WIB
Hujan lebat berpotensi guyur Indonesia akibat sirkulasi siklonik di perairan Papua
18 June 2026 8:16 WIB