Jakarta (ANTARA) - Adidas mengakhiri kemitraannya dengan Ye atau yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West karena pernyataannya yang ofensif dan antisemitisme.
“Adidas tidak mentolerir antisemitisme dan segala bentuk ujaran kebencian lainnya," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan dikutip dari Korea Times, Rabu.
“Komentar dan tindakan Anda baru-baru ini tidak dapat diterima, penuh kebencian dan berbahaya, dan itu melanggar nilai-nilai perusahaan tentang keragaman dan inklusi, saling menghormati dan keadilan,” imbuhnya.
Adidas mengakhiri kemitraannya dengan Ye setelah perusahaan itu menghadapi tekanan dari para selebriti dan lainnya untuk memutuskan hubungan dengan rapper tersebut di media sosial. Mereka mendesak Adidas untuk bertindak.
Adidas merupakan salah satu perusahaan yang mengakhiri hubungan dengan Ye. Sebelumnya, Ye dikabarkan juga telah ditangguhkan dari Twitter dan Instagram karena posting antisemit yang dikatakan jejaring sosial melanggar kebijakan mereka.
Ye baru-baru ini menyarankan perbudakan adalah pilihan dan menyebut vaksin COVID-19 sebagai mark of the beast, di antara komentar lainnya. Dia juga dikritik karena mengenakan T-shirt "White Lives Matter" ke acara koleksi Yeezy-nya di Paris.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Adidas resmi memutuskan kemitraan dengan Kanye West
Adidas putus kontrak Kanye West
Kamis, 27 Oktober 2022 2:00 WIB
Kanye West alias Ye (ANTARA/instagram/usweekly)
Pewarta : Lifia Mawaddah Putri
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
PSM UAJY gelar konser "We Love to Sing" persiapan kompetisi internasional
27 September 2026 22:09 WIB