Jakarta (ANTARA) - PSV Eindhoven berhasil menang 2-0 atas tamunya Sevilla, namun mereka gagal melaju ke putaran selanjutnya setelah memainkan pertandingan leg kedua playoff Liga Europa di Stadion Phillips, Eindhoven, Jumat dini hari WIB.

Dengan hasil tersebut, wakil Spanyol Sevilla menjadi tim yang berhak lolos ke fase berikutnya dengan kemenangan agregat 3-2 setelah di leg pertama menang 3-0, demikian catatan laman resmi UEFA.

Klub Belanda PSV mencoba mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu. Upaya pertama mereka lakukan melalui sundulan Luuk de Jong menyambut umpan silang, namun sundulan itu belum membahayakan gawang Sevilla yang dikawal Marko Dmitrovic.



Sevilla yang lebih banyak bermain bertahan, kemudian mencoba mencuri peluang dari sepakan Alex Telles yang masih melambung di atas mistar gawang PSV. Peluang berikutnya menjadi milik tuan rumah saat kiper Dmitrovic gagal menangkap bola umpan silang, sayangnya tembakan Xabi Simons tidak mampu mengarahkan tembakannya ke gawang.

Beberapa peluang yang tidak matang dimiliki oleh kedua tim. Tetapi sampai peluit tanda berakhirnya babak pertama sama sekali tidak ada gol yang tercipta.

Setelah turun minum, justru Sevilla yang mendapat peluang terlebih dahulu. Pertama melalui sepakan Bryan Gil dari luar kotak penalti yang tidak tepat sasaran, berikutnya melalui tembakan Youssef En Nesyri yang mampu diredam kiper Walter Benitez.

Ivan Rakitic kemudian membuang dua peluang untuk membawa Sevilla memimpin. Peluang pertama adalah saat tembakannya membentur mistar gawang, lantas ia melepaskan tembakan melebar dari gawang PSV.

Seolah tersengat, PSV mulai tampil lebih baik. Johan Bakayoko melepaskan tembakan yang dapat ditahan kiper Dmitrovic, dan rekan-rekannya tidak mampu menyambar bola pantul. Peluang berikutnya didapat dari sepakan spekulasi De Jong yang melambung di atas mistar gawang Sevilla.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PSV menang 2-0 atas Sevilla namun gagal ke putaran selanjutnya

Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2024