Meroket, dolar AS
Sabtu, 25 Februari 2023 6:17 WIB
Ilustrasi - Pegawai menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa.)
New York (ANTARA) - Meroket di pasaran dolar AS atas mata uang asing lainnya pada akhir perdagangan Sabtu pagi WIB.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,6 persen menjadi 105,2157.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0551 dolar AS dari 1,0596 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,1946 dolar AS dari 1,2017 dolar pada sesi sebelumnya.
Dolar AS dibeli 136,39 yen Jepang, lebih tinggi dari 134,64 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9404 franc Swiss dari 0,9335 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3604 dolar Kanada dari 1,3547 dolar Kanada. Dolar AS juga naik menjadi 10,4959 krona Swedia dari 10,4303 krona Swedia.
Departemen Perdagangan AS melaporkan Jumat (24/2/2023) bahwa indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS naik 0,6 persen dalam basis bulanan pada Januari serta kenaikan 5,4 persen tahun-ke-tahun. Inflasi PCE inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, naik 0,6 persen untuk kenaikan 4,7 persen tahun ke tahun. Data-data itu lebih tinggi dari perkiraan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar AS melonjak setelah data inflasi lebih panas dari perkiraan
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,6 persen menjadi 105,2157.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0551 dolar AS dari 1,0596 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,1946 dolar AS dari 1,2017 dolar pada sesi sebelumnya.
Dolar AS dibeli 136,39 yen Jepang, lebih tinggi dari 134,64 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9404 franc Swiss dari 0,9335 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3604 dolar Kanada dari 1,3547 dolar Kanada. Dolar AS juga naik menjadi 10,4959 krona Swedia dari 10,4303 krona Swedia.
Departemen Perdagangan AS melaporkan Jumat (24/2/2023) bahwa indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS naik 0,6 persen dalam basis bulanan pada Januari serta kenaikan 5,4 persen tahun-ke-tahun. Inflasi PCE inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, naik 0,6 persen untuk kenaikan 4,7 persen tahun ke tahun. Data-data itu lebih tinggi dari perkiraan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar AS melonjak setelah data inflasi lebih panas dari perkiraan
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Hari Pelanggan Nasional, Srikandi PLN berdayakan perempuan lewat Women Support Women
11 September 2026 20:37 WIB