"Kemenparekraf RI menaungi enam politeknik pariwisata dan di Poltekpar Bali ada kurikulum bahasa Jerman. Oleh karena itu, kami ingin menjalin kerja sama dalam pertukaran pelajar dan pengajar dengan institusi pendidikan yang ada di Jerman, sehingga ke depan kami bisa menghadirkan kurikulum bahasa Jerman di lima politeknik pariwisata lainnya yang ada di bawah koordinasi Kemenparekraf," kata Angela dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.
Angela bertemu dengan Koordinator Federal Ekonomi Maritim dan Pariwisata BMWK Dieter Gerald Janecak, ia mengatakan ada beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan ini, yaitu terkait publikasi dan promosi pariwisata, investasi di bidang pariwisata, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamenparekraf bahas potensi kerja sama dengan pemerintah Jerman