Sleman (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus melakukan penyempurnaan sarana dan prasarana di Pasar Induk Godean untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan di pasar tradisional itu.
"Setelah beroperasional selama tiga bulan pascarenovasi, kami terus melakukan penyempurnaan sarana dan prasarana untuk memberikan kenyamanan dan keamanan baik bagi pengunjung maupun pedagang pasar," kata Kepala Disperindag Kabupaten Sleman Mae Rusmi Suryaningsih di Sleman, Senin.
Menurut dia, upaya-upaya penyempurnaan sarana prasarana ringan secara bertahap terus dilakukan di titik-titik yang dirasakan masih belum memberikan kenyamanan aktivitas di pasar tradisional terbesar di wilayah Sleman barat itu.
"Anggaran bersumber dari APBD Kabupaten Sleman sudah dialokasikan untuk penyempurnaan fisik ringan Pasar Induk Godean dan sudah dimulai awal Februari 2026," katanya.
Ia mengatakan, Disperindag Kabupaten Sleman juga mengupayakan penyempurnaan fisik melalui bantuan tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR) untuk mengatasi tempias saat turun hujan deras.
"Kegiatan itu sudah dilakukan sebelum Pasar Induk Godean digunakan pada Oktober 2025, dan saat itu sudah tertangani, untuk kebocoran di beberapa kios juga sudah tertangani," katanya.
Mae Rusmi membantah jika ada informasi bahwa atap Pasar Induk Godean masih bocor.
"Tidak benar jika ada informasi bahwa terkait atap Pasar Induk Godean dari awal operasional sampai saat ini belum teratasi," katanya.
Ia mengatakan permasalahan bocor dan kondisi air masuk karena tempias air hujan yang terbawa angin kencang akibat cuaca ekstrim dalam sebulan terakhir ini merupakan hal kasuistis yang memberikan dampak kerusakan lain pada atap yang harus segera ditangani perbaikannya dengan APBD.
"Untuk perbaikan atap, tidak dapat cepat karena distributornya hanya ada di Bogor, Surabaya, Medan, dan kami pesan ke distributor terdekat. Atap pengganti yang rusak pada Minggu (8/2) sudah kami terima, dan sudah saya perintahkan tim teknis agar segera dipasang," katanya.
Ketua Tim Kerja Sarpras Perdagangan Tradisional, Disperindag Kabupaten Sleman Heffi Sulistiyawan mengatakan hari ini atap pengganti dipastikan siap dan atap segera dipasang.