Jakarta (ANTARA) - Mantan gelandang Chelsea dan timnas Brasil, Oscar, memutuskan gantung sepatu setelah didiagnosis memiliki masalah pada jantungnya.

Pemain berusia 34 tahun itu sempat dirawat di sebuah rumah sakit pada November setelah ia merasa tidak sehat saat menjalani tes fisik di pusat latihan klub Brasil, Sao Paulo FC.“Saya ingin melakukan lebih banyak untuk Sao Paulo, saya ingin bermain lebih lama. Saya rasa saya masih punya kemampuan dan usia untuk terus bermain, tapi sayangnya ini terjadi,” kata Oscar dalam pernyataan yang diunggah di akun Instagramnya.

“Sekarang saya akan pensiun dan terus mendukung Sao Paulo, melanjutkan hidup sebagai seorang penggemar. Saya mengakhiri karier saya di Sao Paulo, sebuah karier yang telah membawa saya ke banyak tempat, hampir ke seluruh dunia.

Baca juga: Fulham rampungkan transfer Oscar Bobb dari Manchester City

Baca juga: Oscar Bobb hengkang jika Manchester City datangkan Semenyo
 

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan yang terus diberikan, terutama para penggemar Sao Paulo yang telah mendukung saya sejak saya kembali dan di masa sulit yang sedang saya jalani.”

Pemain bernama lengkap Oscar dos Santos Emboaba Junior itu mengalami vasovagal syncope, yaitu jenis pingsan yang umum terjadi akibat penurunan mendadak tekanan darah dan detak jantung.

Oscar memiliki catatan 48 penampilan bersama tim nasional Brasil. Ia kini telah membatalkan kontraknya dengan Sao Paulo yang sebenarnya masih tersisa dua tahun.

Oscar bergabung dengan Chelsea pada Juli 2012. Di The Blues ia membantu mereka memenangi gelar Liga Europa di musim pertamanya, serta meraih gelar Liga Inggris dan Piala Liga pada musim 2014/2015.

Setelah meninggalkan Inggris, ia bergabung dengan Shanghai Port FC di China dan berhasil meraih tiga gelar Liga Super China selama tujuh musim.

Pada Desember 2024, Oscar memilih kembali ke klub profesional pertamanya di Brasil, yakni Sao Paulo.





​​​​​​​


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Oscar putuskan gantung sepatu akibat masalah pada jantungnya

Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026