Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengajukan usulan pembangunan infrastruktur ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk tahun anggaran 2026.
"Usulan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sleman kami sampaikan langsung ke Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) dan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis di Jakarta pada Senin (27/4)," kata Bupati Sleman Harda Kiswaya dalam keterangan tertulis yang diterima di Sleman, Selasa.
Kepada Direktorat Jenderal Bina Marga, Pemkab Sleman mengusulkan penanganan jalan dan jembatan.
"Hal ini mencakup perbaikan jalan rusak yang totalnya mencapai lebih dari 490 kilometer serta penggantian enam unit jembatan," katanya.
Sedangkan untuk Direktorat Jenderal SDA, Pemkab Sleman mengusulkan pembangunan 21 lokasi talud pengaman tebing sungai, peningkatan 58 lokasi jaringan irigasi, serta pembangunan lima embung baru.
"Dan untuk Prasarana Strategis mencakup pengusulan relokasi Pasar Pakem yang saat ini kondisinya sudah tidak memadai, revitalisasi Stadion Tridadi dan GOR Pangukan, serta pembangunan gedung perpustakaan daerah," katanya.
Harda menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PU yang telah menerima kunjungan Pemkab Sleman, serta merespon usulan tersebut dengan baik.
Meski beberapa upaya yang perlu dilakukan, serta masih harus melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian terkait.
"Alhamdulillah responnya sangat baik. Hanya saja kami harus juga menambah langkah-langkah yang harus kami lakukan, koordinasi dengan kementerian terkait. Misalnya stadion Tridadi saya harus ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Ya untuk pembangunan Pasar Pakem saya ke Kementerian Perdagangan," katanya.