Yogyakarta (ANTARA) - Kota Yogyakarta yang bertindak sebagai tuan rumah Porda XV DIY menjanjikan pertunjukan spektakuler untuk acara pembukaan kompetisi olahraga se-DIY tersebut yang akan digelar di Stadion Mandala Krida, Kamis (10/10) malam.

“Akan ada berbagai acara seperti penyalaan api yang disebut Agni Timoho, tarian kolosal, pertunjukan musik, defile atlet, dan acara akan diakhiri dengan pesta kembang api,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, tarian kolosal yang akan ditampilkan pun cukup unik yaitu memadukan berbagai gerakan yang terinspirasi gerakan-gerakan dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingan selama pelaksanaan Porda XV. Tarian kolosal tersebut akan ditarikan 288 penari.

Edy menyebut, seluruh pertunjukan selama acara pembukaan Porda XV tersebut bisa disaksikan langsung oleh masyarakat umum secara gratis.

“Kami pun mengundang berbagai komunitas yang menjadi mitra Dinas Pemuda dan Olahraga seperti komunitas senam di wilayah, termasuk mengundang perwakilan masyarakat di tiap kelurahan dan kecamatan untuk meramaikan pembukaan,” katanya.

Edy menambahkan, pertunjukan spektakuler saat pembukaan tersebut sengaja digelar karena penyelenggaraan Porda XV dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan Peparda DIY 2019. “Belum ada daerah lain yang menyelenggarakan Porda dan Peparda dalam waktu yang bersamaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Yogyakarta Tri Joko Susanto juga berharap agar masyarakat berbondong-bondong ke Stadion Mandala Krida Yogyakarta untuk ikut meramaikan acara pembukaan Porda DIY.

“Acara ini gratis dan diselenggarakan di stadion yang cukup besar. Oleh karenanya, kami berharap masyarakat bisa datang dan memenuhi tribun untuk memeriahkan acara pembukaan,” katanya.

Pada Porda XV DIY, Kota Yogyakarta menargetkan mampu mendulang 155 medali emas.

Meski baru akan dibuka secara resmi pada Kamis (10/10) malam, sudah ada beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan. Hingga saat ini, Kota Yogyakarta menduduki posisi kedua dalam perolehan medali yaitu 63 medali emas, sedangkan Bantul berada di posisi pertama dengan 71 emas.

“Harapannya, perolehan medali emas Kota Yogyakarta semakin meningkat tajam dan berada di posisi pertama saat pembukaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI DIY Djoko Pekik Irianto mengatakan, akan terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan Porda sehingga kompetisi tersebut menghasilkan atlet-atlet terbaik dan berprestasi yang nantinya akan membela DIY di kompetisi nasional maupun internasional.

Peningkatan kualitas tersebut, salah satunya ditempuh dengan penerapan regulasi yang lebih ketat, seperti mutasi atlet dibatasi paling tidak satu tahun sebelum kompetisi dan tidak diperbolehkannya atlet yang bergabung di pelatnas untuk turun.

Porda XV DIY akan mempertandingkan 38 cabang olahraga dengan 458 nomor pertandingan yang akan diikuti 3.400 atlet atau 200 atlet lebih banyak dibanding penyelenggaraan Porda sebelumnya.


Pewarta : Eka Arifa Rusqiyati
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2024