Kasus pertama Omicron di Peru
Senin, 20 Desember 2021 10:31 WIB
Sejumlah pasangan mengikuti upacara pernikahan secara masal sejak dimulainya pandemi virus corona (COVID-19) di Lima, Peru, Sabtu (28/8/2021). REUTERS/Sebastian Castaneda/HP/djo (REUTERS/SEBASTIAN CASTANEDA)
Lima (ANTARA) - Pemerintah Peru melaporkan kasus pertama COVID-19 varian Omicron di negaranya, kata pejabat kementerian kesehatan pada Minggu (19/12).
Saat ini varian Omicron menyebar cepat di seluruh dunia sehingga menyebabkan kekhawatiran tentang dampak potensial terhadap ekonomi dan perlunya penguncian lanjutan.
Menteri Kesehatan Hernando Cevallos mengatakan kepada wartawan bahwa empat kasus varian terdeteksi di negara Amerika Selatan itu, yang melaporkan total kematian per kapita tertinggi di dunia sejak pandemi melanda awal 2020.
"Seorang pelancong dari Afrika Selatan tiba di negara kami, sementara tiga di antaranya ditemukan di Peru dan kami sedang melakukan tindakan yang diperlukan untuk menindaklanjuti dan melacak kontak," katanya.
Negara Andes berpenduduk sekitar 33 juta orang itu mencatat total 2,26 juta kasus dan sekitar 202.000 kematian COVID-19.
Sumber: Reuters
Saat ini varian Omicron menyebar cepat di seluruh dunia sehingga menyebabkan kekhawatiran tentang dampak potensial terhadap ekonomi dan perlunya penguncian lanjutan.
Menteri Kesehatan Hernando Cevallos mengatakan kepada wartawan bahwa empat kasus varian terdeteksi di negara Amerika Selatan itu, yang melaporkan total kematian per kapita tertinggi di dunia sejak pandemi melanda awal 2020.
"Seorang pelancong dari Afrika Selatan tiba di negara kami, sementara tiga di antaranya ditemukan di Peru dan kami sedang melakukan tindakan yang diperlukan untuk menindaklanjuti dan melacak kontak," katanya.
Negara Andes berpenduduk sekitar 33 juta orang itu mencatat total 2,26 juta kasus dan sekitar 202.000 kematian COVID-19.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pakar: Pemerintah Peru wajib memastikan keamanan diplomat Indonesia
16 September 2025 20:15 WIB, 2025
Prabowo sebut RI komitmen mendukung perdagangan yang adil di Asia Pasifik
17 November 2024 8:01 WIB, 2024