Rusia ajukan perdamaian Armenia-Azerbaijan
Minggu, 10 April 2022 9:24 WIB
Arsip foto - Tentara Azerbaijan ambil bagian dalam prosesi yang menandai peringatan berakhirnya konflik militer 2020 atas wilayah yang memisahkan diri Nagorno-Karabakh, yang melibatkan pasukan Azerbaijan melawan pasukan etnis Armenia, di Baku, Azerbaijan, 8 November 2021. (ANTARA/Reuters/Aziz Karimov/as.)
Baku (ANTARA) - Rusia siap memajukan perundingan perdamaian antara Armenia dan Azerbajan, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, Jumat (8/4) usai berbicara dengan Menlu Armenia Ararat Mirzoyan, seperti dilaporkan kantor berita TASS.
"Rusia siap mendorong upaya yang sedang berjalan antara Yerevan dan Baku untuk menciptakan kondisi agar perjanjian perdamaian antara Armenia dan Azerbaijan bisa ditandatangani," kata Lavrov.
Ia mengatakan sudah berbicara dengan kedua pihak tersebut secara mendalam soal bagaimana Rusia bisa membantu mereka meluncurkan proses itu.
Lavrov menyebutkan bahwa situasi di Kaukasus Selatan itu merupakan pembicaraan utama dengan Menlu Mirzoyan.
"Kami menekankan bahwa penting bagi kontingen penjaga perdamaian Rusia untuk menjalankan mandatnya," ujarnya.
Kedua menlu juga membahas topik-topik yang sudah dibicarakan oleh masing-masing pemimpin negara mereka, termasuk soal pembentukan komisi delimitasi perbatasan Armenia-Azerbaijan, juga upaya meningkatkan kepercayaan dan stabilitas di wilayah-wilayah perbatasan.
Ia juga mengingatkan soal pentingnya melanjutkan pertemuan kelompok kerja tiga pihak.
Pokja itu ditugaskan untuk mencari kesepakatan soal parameter pemulihan hubungan dalam bidang transportasi dan ekonomi.
"Hari ini kami ketahui bahwa pertemuan berkala bagi kelompok trilateral pada tingkat wakil perdana menteri akan dilangsungkan bulan ini," kata Lavrov.
Sumber: OANA/AZERTAC
"Rusia siap mendorong upaya yang sedang berjalan antara Yerevan dan Baku untuk menciptakan kondisi agar perjanjian perdamaian antara Armenia dan Azerbaijan bisa ditandatangani," kata Lavrov.
Ia mengatakan sudah berbicara dengan kedua pihak tersebut secara mendalam soal bagaimana Rusia bisa membantu mereka meluncurkan proses itu.
Lavrov menyebutkan bahwa situasi di Kaukasus Selatan itu merupakan pembicaraan utama dengan Menlu Mirzoyan.
"Kami menekankan bahwa penting bagi kontingen penjaga perdamaian Rusia untuk menjalankan mandatnya," ujarnya.
Kedua menlu juga membahas topik-topik yang sudah dibicarakan oleh masing-masing pemimpin negara mereka, termasuk soal pembentukan komisi delimitasi perbatasan Armenia-Azerbaijan, juga upaya meningkatkan kepercayaan dan stabilitas di wilayah-wilayah perbatasan.
Ia juga mengingatkan soal pentingnya melanjutkan pertemuan kelompok kerja tiga pihak.
Pokja itu ditugaskan untuk mencari kesepakatan soal parameter pemulihan hubungan dalam bidang transportasi dan ekonomi.
"Hari ini kami ketahui bahwa pertemuan berkala bagi kelompok trilateral pada tingkat wakil perdana menteri akan dilangsungkan bulan ini," kata Lavrov.
Sumber: OANA/AZERTAC
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemlu sebut tak ada WNI di pesawat Azerbaijan yang jatuh di Kazakhstan
26 December 2024 12:18 WIB, 2024
Sebanyak 38 orang tewas dalam kecelakaan pesawat penumpang Azerbaijan
26 December 2024 10:00 WIB, 2024
Leclerc salip Piastri untuk merebut pole position di GP Azerbaijan
14 September 2024 23:45 WIB, 2024