Merosot di pasaran. dolar AS
Kamis, 11 Mei 2023 6:17 WIB
Foto Dokumen: Gambar ilustrasi uang kertas dolar AS, Franc Swiss, pound Inggris dan Euro, diambil di Warsawa . (ANTARA/REUTERS/Kacper Pempel)
New York (ANTARA) - Merosot di pasaran, dolar AS terhadap sekelompok mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena indeks harga konsumen (IHK) AS yang lebih rendah.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,12 persen menjadi 101,4797 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0976 dolar AS dari 1,0967 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2622 dolar AS dari 1,2623 dolar AS pada sesi sebelumnya.
Dolar AS dibeli 134,2610 yen Jepang, lebih rendah dari 135,17708 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8895 franc Swiss dari 0,8899 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3382 dolar Kanada dari 1,3378 dolar Kanada. Dolar AS naik menjadi 10,2336 krona Swedia dari 10,1890 krona Swedia.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pada Rabu (10/5/2023) bahwa IHK AS meningkat sebesar 0,4 persen pada April secara bulan ke bulan, lebih tinggi dari pertumbuhan 0,1 persen pada Maret. Ini sejalan dengan ekspektasi para ekonom.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar melemah, investor cerna data inflasi lebih rendah dari perkiraan
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,12 persen menjadi 101,4797 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0976 dolar AS dari 1,0967 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2622 dolar AS dari 1,2623 dolar AS pada sesi sebelumnya.
Dolar AS dibeli 134,2610 yen Jepang, lebih rendah dari 135,17708 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8895 franc Swiss dari 0,8899 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3382 dolar Kanada dari 1,3378 dolar Kanada. Dolar AS naik menjadi 10,2336 krona Swedia dari 10,1890 krona Swedia.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pada Rabu (10/5/2023) bahwa IHK AS meningkat sebesar 0,4 persen pada April secara bulan ke bulan, lebih tinggi dari pertumbuhan 0,1 persen pada Maret. Ini sejalan dengan ekspektasi para ekonom.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar melemah, investor cerna data inflasi lebih rendah dari perkiraan
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026