Jakarta (ANTARA) - Screenplay Films, Ifi Sinema bersama Rapi Films mengajak seluruh keluarga untuk membangun komunikasi yang sehat dan jujur kepada sesama anggota keluarga lewat sebuah drama komedi "Mohon Doa Restu" yang memberi warna baru pada dunia film Indonesia.

"Mohon Doa Restu" yang diperankan oleh Jefri Nichol sebagai Satya dan Syifa Hadju sebagai Mel mengangkat salah satu masalah yang lekat dan suka ditemui dalam kehidupan masyarakat, yakni drama di balik menuju pernikahan dari dua keluarga yang memiliki latar belakang berbeda.

Satya dan Mel dalam "Mohon Doa Restu" merupakan dua teman kecil yang saling jatuh cinta dan bertemu kembali saat usia dewasa. Keduanya sepakat untuk membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius, setelah lelah mencari pasangan yang sempurna bagi keluarga masing-masing.


Dari kisah keduanya, keragaman budaya, perbedaan sifat dan cara pandang keluarga ditampilkan secara gamblang melalui sifat tiap karakter yang mampu membuat penontonnya tertawa dan menangis pada saat yang bersamaan. Mimik wajah ketika pemain sedang tertekan, senang hingga memendam perasaan, ditampilkan dengan rinci dan jelas sehingga penonton diajak untuk merasakan dan menyerap emosi pemain dalam film.

“Di Indonesia, yang memiliki keragaman budaya, pernikahan yang menyatukan dua keluarga menjadi satu tentu tidak terhindarkan dari segala urusan baik adat maupun seremonialnya,” kata Produser Wicky Olindo dalam Konferensi Pers Film “Mohon Doa Restu” di Jakarta, Senin.

Kemudian berbicara soal visual, Jefri Nichol yang biasa tampil cool dan bergaya, justru ditampilkan lebih pendiam, mudah panik dan penurut. Tidak ada sama sekali perawakan keras yang terlihat dari diri Jefri.

Lika-liku perjalanan Satya dan Mel menjadi semakin seru karena adanya keterlibatan orang tua mereka yakni Widi yang diperankan oleh Cut Mini Theo dan Ira yang diperankan Sarah Sechan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: "Mohon Doa Restu" ajak keluarga bangun komunikasi sehat dan jujur


Pewarta : Hreeloita Dharma Shanti
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2024