Sleman (ANTARA) - Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyatakan bahwa pemerintah daerah setempat terus berkomitmen untuk mengembangkan kelurahan berbasis budaya.

"Saat ini Kabupaten Sleman sudah memiliki 19 kelurahan/desa yang sudah ditetapkan melalui SK Gubernur DIY sebagai desa budaya dan ada lima kelurahan yang sudah ditetapkan menjadi desa mandiri budaya," kata dia di sela peresmian pendopo dan ruang gamelan Kelurahan Condongcatur di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu.

Wakil Bupati Danang Maharsa mendampingi Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi, putri sulung Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan HB X, meresmikan pendopo dan ruang gamelan di kantor lurah setempat.

Peresmian dilakukan secara simbolis ditandai dengan pengguntingan pita oleh GKR Mangkubumi.

Dia mengharapkan kehadiran pendopo dan ruang gamelan itu dapat menjadi sarana meningkatkan pelestarian budaya di Kelurahan Condongcatur.

"Semoga dengan keberadaan pendopo dan ruang gamelan ini semakin memeriahkan pentas kesenian dan atraksi budaya, serta menjadi motivasi bagi pamong dan masyarakat dalam upaya pelestarian budaya di Kelurahan Condongcatur," katanya.

Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji mengatakan tempat itu diberi nama "Pendopo Kromoredjan", terinspirasi dari nama Lurah Condongcatur yang pertama.

"Nama pendopo ini diambil dari nama Lurah Condongcatur pertama pada tahun 1946. Ada dua bangunan yang diresmikan, yaitu pendopo dan ruang gamelan," katanya.

Pembangunan pendopo dan ruang gamelan menghabiskan biaya kurang lebih Rp2 miliar yang berasal dari dana sisa lebih perhitungan anggaran dan pendapatan asli kelurahan.

"Pendopo ini nantinya akan diperuntukkan bagi berbagai aktivitas, seperti seni budaya, UMKM, dan kegiatan lainnya yang bermanfaat untuk masyarakat," katanya.

Usai meresmikan, GKR Mangkubumi bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Harda Kiswaya berkeliling melihat bagunan Pendopo Kromoredjan serta melihat langsung ruang gamelan yang berada persis di belakang pendopo tersebut.
 

Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2024