Tak sehat, kualitas udara DKI Jakarta
Jumat, 3 Mei 2024 6:42 WIB
Arsip foto - Foto aerial kondisi polusi udara di pulau reklamasi Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Rabu (13/12/2023). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/rwa/am.
Jakarta (ANTARA) - Kualitas udara di DKI Jakarta berada dalam kategori tidak sehat berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Jumat pagi.
Berdasarkan pantauan pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada pada kategori tidak sehat dengan angka partikel halus (particulate matter/PM) 2,5 berada di angka 158.
Situs pemantau kualitas udara dengan waktu terkini tersebut pun mencatatkan Jakarta sebagai kota dengan kualitas udara peringkat kelima terburuk di dunia.
Kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Jumat adalah Delhi (India) dengan indeks kualitas udara di angka 260, diikuti Lahore
(Pakistan) di angka 191 dan Kathmandu (Nepal) di angka 180.
Sejumlah wilayah di Jakarta yang tercatat memiliki kualitas udara dengan kategori tidak sehat, yakni Jeruk Purut Pasar Minggu, Cilandak, Kemang dan Kembangan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kualitas udara di DKI Jakarta tidak sehat pada Jumat pagi
Berdasarkan pantauan pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada pada kategori tidak sehat dengan angka partikel halus (particulate matter/PM) 2,5 berada di angka 158.
Situs pemantau kualitas udara dengan waktu terkini tersebut pun mencatatkan Jakarta sebagai kota dengan kualitas udara peringkat kelima terburuk di dunia.
Kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Jumat adalah Delhi (India) dengan indeks kualitas udara di angka 260, diikuti Lahore
(Pakistan) di angka 191 dan Kathmandu (Nepal) di angka 180.
Sejumlah wilayah di Jakarta yang tercatat memiliki kualitas udara dengan kategori tidak sehat, yakni Jeruk Purut Pasar Minggu, Cilandak, Kemang dan Kembangan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kualitas udara di DKI Jakarta tidak sehat pada Jumat pagi
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Akademisi menegaskan tidak ada hak lintas damai otomatis pesawat militer asing
29 April 2026 23:56 WIB
AirNav Indonesia memperkuat pengawasan ruang udara guna kelancaran angkutan Lebaran
16 March 2026 21:10 WIB