Padang (ANTARA) - Sejarawan sekaligus dosen Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat (Sumbar) Prof Gusti Asnan mengatakan naskah Tambo Tuanku Imam Bonjol berisikan tentang sejarah panjang kemerdekaan Indonesia pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

"Nilai penting dari tambo ini adalah perspektif sejarah orang Minangkabau dan Indonesia secara umum," kata sejarawan Prof Gusti Asnan di Padang, Kamis.

Menurut dia, keberadaan naskah kuno tersebut penting karena pada masa Perang Padri informasi yang beredar di masyarakat didominasi oleh sumber dari pemerintahan Hindia Belanda.

"Jadi, Tambo Tuanku Imam Bonjol tersebut adalah gambaran tentang Perang Padri, tentang orang Minangkabau dan suku-suku lainnya di Indonesia dan itu tidak dimiliki sumber-sumber lain," kata Prof Gusti Asnan.

Sebelum ditetapkan sebagai Memory of the World for Asia and Pasific oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO), Prof Gusti sendiri ikut terlibat langsung dalam proses penyiapan dan pengusulan naskah kuno tersebut.

Menurut dia, sudah sepatutnya dunia internasional terutama UNESCO mengakui Tambo Tuanku Imam Bonjol sebagai Memory of the World for Asia and Pasific.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sejarawan: Tambo Tuanku Imam Bonjol berisikan sejarah Indonesia

Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2024