Sleman (ANTARA) - BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kabupaten Sleman terus melakukan sosialisasi program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) kepada masyarakat, terutama di kabupaten setempat dan Kulon Progo yang merupakan wilayah kerja BPJS Kesehatan Sleman.
"Program Prolanis merupakan salah satu bentuk upaya BPJS Kesehatan dalam mendorong perilaku hidup sehat dan promotif preventif bagi peserta JKN, khususnya peserta Prolanis Kantor Cabang Sleman," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman Irfan Qadarusman di Sleman, Selasa.
Menurut dia, sosialisasi tersebut salah satunya dilakukan melalui kegiatan Senam Prolanis yang dilaksanakan di Alun-Alun Kulon Progo pada Sabtu (13/7) yang diikuti 330 peserta.
"Kegiatan yang dilaksanakan juga dalam rangka memeriahkan satu dekade penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan HUT BPJS Kesehatan ini melibatkan 16 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 20 klub Prolanis," katanya.
Ia mengatakan kegiatan senam Prolanis juga dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Sleman sebanyak 41 FKTP, 20 klub Prolanis dan 1.200 peserta di masing-masing FKTP.
"Program JKN ini adalah milik bersama, kami ucapkan terima kasih atas partisipasi dan kolaborasi yang terjalin dari seluruh mitra dan peserta Program Prolanis. Mari mengawal Indonesia menjadi bangsa yang lebih sehat," katanya.
Irfan mengatakan Program Prolanis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dengan memberikan pendekatan, salah satunya edukasi, monitoring kesehatan secara rutin, pengelolaan pola makan, olahraga teratur dan penggunaan obat sesuai diagnosa dokter.
Ia mengatakan rangkaian acara Prolanis Day tidak hanya senam bersama saja, tetapi juga ada sosialisasi Program JKN dan membuka layanan administrasi bersama BPJS Keliling.
"Jadi, peserta dapat langsung bertemu petugas untuk memproses perubahan data maupun konsultasi terkait Program JKN," katanya.
Ia mengatakan dalam peningkatan mutu layanan, BPJS kesehatan terus berupaya memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai program-program JKN, termasuk Aplikasi Mobile JKN digitalisasi pelayanan JKN dan antrean online.
"Edukasi kepada peserta, salah satunya penggunaan kartu digital melalui Aplikasi Mobile JKN dan e-KTP terus digencarkan selaras dengan upaya dalam digitalisasi layanan," katanya.
Melalui akses digital dan proses administrasi layanan saat ini telah banyak diakses oleh peserta JKN dan diharapkan dapat semakin dirasakan kemudahannya.
"Sekarang akses dan proses administrasi sudah makin mudah dengan Aplikasi Mobile JKN, termasuk untuk peserta Prolanis, semoga kemudahan ini akan membantu peserta Prolanis selama melakukan pemeriksaan layanan kesehatan," katanya.
"Program Prolanis merupakan salah satu bentuk upaya BPJS Kesehatan dalam mendorong perilaku hidup sehat dan promotif preventif bagi peserta JKN, khususnya peserta Prolanis Kantor Cabang Sleman," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman Irfan Qadarusman di Sleman, Selasa.
Menurut dia, sosialisasi tersebut salah satunya dilakukan melalui kegiatan Senam Prolanis yang dilaksanakan di Alun-Alun Kulon Progo pada Sabtu (13/7) yang diikuti 330 peserta.
"Kegiatan yang dilaksanakan juga dalam rangka memeriahkan satu dekade penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan HUT BPJS Kesehatan ini melibatkan 16 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 20 klub Prolanis," katanya.
Ia mengatakan kegiatan senam Prolanis juga dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Sleman sebanyak 41 FKTP, 20 klub Prolanis dan 1.200 peserta di masing-masing FKTP.
"Program JKN ini adalah milik bersama, kami ucapkan terima kasih atas partisipasi dan kolaborasi yang terjalin dari seluruh mitra dan peserta Program Prolanis. Mari mengawal Indonesia menjadi bangsa yang lebih sehat," katanya.
Irfan mengatakan Program Prolanis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dengan memberikan pendekatan, salah satunya edukasi, monitoring kesehatan secara rutin, pengelolaan pola makan, olahraga teratur dan penggunaan obat sesuai diagnosa dokter.
Ia mengatakan rangkaian acara Prolanis Day tidak hanya senam bersama saja, tetapi juga ada sosialisasi Program JKN dan membuka layanan administrasi bersama BPJS Keliling.
"Jadi, peserta dapat langsung bertemu petugas untuk memproses perubahan data maupun konsultasi terkait Program JKN," katanya.
Ia mengatakan dalam peningkatan mutu layanan, BPJS kesehatan terus berupaya memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai program-program JKN, termasuk Aplikasi Mobile JKN digitalisasi pelayanan JKN dan antrean online.
"Edukasi kepada peserta, salah satunya penggunaan kartu digital melalui Aplikasi Mobile JKN dan e-KTP terus digencarkan selaras dengan upaya dalam digitalisasi layanan," katanya.
Melalui akses digital dan proses administrasi layanan saat ini telah banyak diakses oleh peserta JKN dan diharapkan dapat semakin dirasakan kemudahannya.
"Sekarang akses dan proses administrasi sudah makin mudah dengan Aplikasi Mobile JKN, termasuk untuk peserta Prolanis, semoga kemudahan ini akan membantu peserta Prolanis selama melakukan pemeriksaan layanan kesehatan," katanya.