Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor di lingkungan pemerintahan setempat dalam program percepatan penurunan stunting.

"Percepatan penurunan stunting menjadi agenda prioritas yang memerlukan kerja terpadu lintas sektor, dari tingkat kabupaten hingga kelurahan. Pengukuhan TPPS ini merupakan langkah penting memperkuat koordinasi, konvergensi program, dan efektivitas intervensi," kata Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta saat mengukuhkan TPPS di Bantul, Kamis.

Menurut dia, melalui TPPS tersebut diharapkan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi program penurunan stunting di Kabupaten Bantul dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan akuntabel.

"Dan yang penting, keberhasilan penurunan stunting tidak hanya ditentukan oleh program yang baik, tetapi juga komitmen dan kolaborasi semua pihak," katanya.

Menurut dia, diperlukan integrasi data, sinergi antarperangkat daerah, dan komponen lainnya dalam penurunan stunting.

Apalagi stunting masih menjadi tantangan serius yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik anak, tetapi juga perkembangan kognitif, produktivitas di masa depan, dan kualitas sumber daya manusia itu.

"Tingkat akar rumput juga tidak kalah penting karena merekalah garda terdepan dalam pendampingan keluarga berisiko stunting," katanya.

Dalam pengukuhan tersebut, juga dilakukan penguatan Quick Wins penurunan stunting di Kabupaten Bantul, sebagai rangkaian langkah cepat dan berdampak langsung kepada sasaran utama yang berisiko stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Bantul Ninik Isttarini mengatakan, Quick Wins penurunan stunting adalah program prioritas yang fokus pada tindakan cepat dan terpadu penurunan angka stunting.

Menurut dia, ada lima program prioritas dari Quick Wins, yakni Genting (gerakan orang tua asuh cegah stunting), Tamasya (taman asuh sayang anak), Gati (gerakan ayah teladan Indonesia, Sidaya (lansia berdaya), dan Super Apps (pemanfaatan teknologi terintegrasi).

"Misalnya untuk program Genting. Ini adalah bentuk kepedulian kolektif. Maka dibentuklah TPPS," katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Pewarta : Hery Sidik
Editor : Victorianus Sat Pranyoto
Copyright © ANTARA 2026