Yogyakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025. Melalui berbagai penguatan sistem kelistrikan dan layanan pelanggan, PLN UID Jateng dan DIY berhasil membukukan pertumbuhan penjualan listrik, peningkatan keandalan pasokan, serta perluasan infrastruktur kelistrikan di wilayah operasionalnya.

General Manager PLN UID Jateng dan DIY Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan capaian tersebut merupakan hasil konsistensi transformasi PLN dalam menjaga keandalan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dari Januari sampai dengan November 2025, PLN UID Jateng dan DIY mencatat penjualan tenaga listrik sebesar 32,68 terrawatthour (TWh), atau tercapai 98,20 persen dari target. Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas industri, bisnis, dan kebutuhan rumah tangga,” ujar Bramantyo.

Dari sisi keandalan sistem, PLN UID Jateng dan DIY memastikan kecukupan daya melalui kapasitas pasok yang memadai. Proyeksi Kelistrikan pada perayaan malam tahun baru (31/12) dengan kumulatif daya mampu pasok 8.696 MW, dengan cadangan daya sebesar 3.327 MW (38 persen) sehingga pasokan listrik tetap aman untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Kecukupan daya dan cadangan yang terjaga menjadi fondasi utama kami dalam memberikan rasa aman kepada pelanggan, terutama saat menghadapi momen beban puncak dan agenda nasional,” kata Bramantyo.

Dalam mendukung transisi energi dan ekosistem kendaraan listrik, pada tahun 2024 PLN UID Jateng dan DIY telah membangun infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebanyak 257 unit SPKLU dan sepanjang tahun 2025, PLN UID Jateng dan DIY telah menambah 76 unit SPKLU, sehingga total SPKLU yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah dan DIY mencapai 333 unit.

“Pengembangan SPKLU menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung gaya hidup ramah lingkungan serta mempercepat adopsi kendaraan listrik di daerah,” ujarnya.

Di sektor infrastruktur jaringan, PLN UID Jateng dan DIY merealisasikan pembangunan dan penguatan jaringan distribusi sepanjang 2.607,80 kilometer sirkuit (kms) untuk Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan 2.676,81 kms untuk Jaringan Tegangan Rendah (JTR) selama tahun 2025.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keandalan suplai listrik hingga ke wilayah-wilayah berkembang dan kawasan pelosok.

Selain itu, jumlah pelanggan PLN UID Jateng dan DIY juga terus bertambah. Hingga November 2025, PLN mencatat penambahan sebanyak 358.519 pelanggan sehingga total pelanggan PLN UID Jateng dan DIY mencapai 14,1  juta pelanggan.

Tidak hanya dari sisi operasional, PLN UID Jateng dan DIY juga menorehkan berbagai prestasi sepanjang 2025, di antaranya Juara Harapan II CSR Award Kategori BUMN Pemprov Jateng, Penghargaan Wajib Pajak Pembayar Pajak Daerah Terbesar Ke-1 dan Wajib Pajak Pembayaran Terbesar Kategori PBJT Tenaga Listrik.

Kemudian Solopos Best Brand & Innovation Award 2025 PLN Mobile sebagai Aplikasi Layanan Kelistrikan Terlengkap, Program Homestead Farming, Zero Stunting, Sinergi dengan Alam meraih gold dalam ajang Perempuan Berbakti 2025 CFCD (Corporate Forum for CSR Development), serta beberapa penghargaan lainnya.

“Capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh insan PLN serta dukungan para pemangku kepentingan. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi masyarakat Jawa Tengah dan DIY,” tutup Bramantyo.


Pewarta : N008
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026