Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin ingin mengulang momen manis final Australia Open 2025 kala mengandaskan seniornya, Fajar Alfian/Moh. Shohibul Fikri.

Raymond/Joaquin kembali bersua Fajar/Fikri dalam  perempat final Indonesia Masters 2026 di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis.

Pertemuan ini menjadi pelecut Raymond/Joaquin untuk tampil maksimal guna menghentikan langkah seniornya di pelatnas PBSI itu.

“Jujur ingin lawan senior karena ini di pertandingan resmi. Saya ingin banget lawan mereka. Kalau di latihan kan enggak enak karena senior kalau di pertandingan sudah bodoh amat,” kata  Joaquin setelah pertandingan di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis.

“Makanya ini momen yang saya tunggu, saya ingin menang lawan ranking tiga itu,” imbuh pasangan yang menjalani debut dalam turnamen BWF Super 500 ini.

Raymond mengatakan selama latihan masih ada rasa kurang enak untuk tampil maksimal menghadapi Fajar/Fikri, tapi dalam pertandingan nanti akan mencoba bermain lepas guna mengunci tiket semifinal.

“Mungkin latihan masih ada enggak enaknya kalau sama mereka. Kalau di pertandingan lebih bebas, kalau mereka berkehendak apa ya tergantung service judge dan wasit,” ujar Raymond.

Raymond/Joaquin maju ke perempat final setelah mengalahkan ganda Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuen dengan rubber gim.

Juara Australia Open 2025 ini mengatakan peran suporter memberikan tambahan energi ketika memasuki masa-masa kritis tertinggal dari Lee/Yang.

“Pastinya sangat mendukung ya, apalagi kan tuan rumah, pasti mendukung kita," kata Raymond.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Raymond/Joaquin ingin ulang momen manis final Australia Open 2025

Pewarta : Fajar Satriyo
Editor : Sutarmi
Copyright © ANTARA 2026