Jakarta (ANTARA) - Tim para balap sepeda Indonesia meraih dua medali emas pada hari terakhir ASEAN Para Games 2025, Minggu, di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Laman penyelenggara pada Minggu menyebutkan kedua medali direbut oleh Nurfendi dari 4.000 meter individual pursuit B putra dan Muhammad Fadli Imammuddin dari 4.000 meter individual pursuit C4-C5 putra.
Indonesia juga mendapatkan dua medali perak dan dua perunggu pada hari yang sama.
Medali perak diraih Tifan Abid Alana dari 3.000 meter individual pursuit C1-C3 putra dan Saori Sufyan dari 4.000 meter individual pursuit C4-C5 putra.
Perunggu digondol oleh Vanza Miftahul Jannah dari 4.000 meter individual pursuit B putri dan Zulaika dari sprint B putri.
Baca juga: Indonesia lewati target sabet 102 emas APG 2025, berpotensi bertambah
Baca juga: Tampil lepas antarkan Ken Swagumilang sabet emas perdana di APG
Dengan demikian, Indonesia mengantongi total tujuh medali emas, lima perak dan empat perunggu dari para balap sepeda, di mana lima emas, dua perak datang dari nomor jalan raya serta dua emas, tiga perak dan empat perunggu dari nomor trek.
Nurfendi dan Muhammad Fadli Imammuddin menjadi atlet Indonesia dengan medali emas terbanyak dari para balap sepeda, masing-masing dua medali emas.
Nurfendi merebut emas lainnya dari time trial putra B.
Sementara Fadli Imammuddin sebelumnya meraup emas dari time trial individual C3-C5 putra.
Indonesia sudah mendapatkan 134 medali emas, 143 perak dan 114 perunggu, sudah jauh melampaui target 82 medali emas.
Baca juga: Debut di APG, Teodora Audi persembahkan emas untuk orang tua
Baca juga: Indonesia raih 69 emas, para renang-atletik kontributor terbanyak
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Para balap sepeda raih dua emas pada hari terakhir lomba