Yogyakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) meresmikan health, safety, security, and environment (HSSE) Center yang berlokasi di PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Kota Semarang, pada Jumat (13/2).
Peresmian pusat unggulan (Center of Excellence/CoE) ini ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis oleh Direktur Teknologi, Engineering & Keberkelanjutan Evy Haryadi, Direktur Transmisi & Rencana Bisnis Edwin Nugraha Putra, Direktur Utama (Dirut) PLN Electricity Services (PLN ES) Susiana Mutia, serta jajaran manajemen PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta.
Kehadiran fasilitas tersebut menjadi tonggak baru dalam upaya PLN memperkuat teknologi, kolaborasi, dan kompetensi sumber daya manusia di bidang operasi distribusi.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta Bramantyo Anggun Pambudi menegaskan transformasi ini merupakan respons atas perkembangan sistem kelistrikan yang semakin kompleks.
Bramantyo menjelaskan kehadiran Center of Excellence di UP2D Jateng & DIY mengintegrasikan pusat penguatan teknologi, kolaborasi, dan kompetensi operasi, didukung integrasi beberapa pusat kendali seperti Distribution Control Center, Command Center, dan HSSE Center yang saling terhubung secara digital distribusi, komando, dan HSSE secara digital.
"Ini adalah lompatan besar kami menuju sistem distribusi yang smart, green, dan resilient," ujarnya.
Dalam operasional distribusi tenaga listrik, keselamatan kerja menjadi prioritas utama, karena sejumlah pekerjaan seperti pemeliharaan jaringan Tegangan Menengah (TM) dan Tegangan Rendah (TR), pasang baru atau perubahan daya, pelayanan teknik, hingga pekerjaan di gardu induk sisi 20 kilovolt (kV) memiliki potensi risiko tinggi.
Sebagai bentuk pengawasan mutakhir, lanjutnya, HSSE Center yang baru diresmikan itu dirancang sebagai pusat pemantauan pekerjaan lapangan secara real-time dan memastikan seluruh aktivitas, baik yang dilakukan oleh unit internal maupun mitra kerja, berjalan sesuai standar HSSE yang tinggi serta terukur.
Ia menambahkan inovasi terkini turut dihadirkan untuk mendukung fungsi pengawasan tersebut, yaitu perangkat "Koper" (komunikasi dan power portable) CCTV bertenaga mandiri yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Terintegrasi langsung dengan HSSE Center, lanjutnya, perangkat Koper CCTV memungkinkan pengawasan online secara langsung di lokasi pekerjaan untuk memastikan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), sehingga mampu meminimalkan potensi tindakan tidak aman (unsafe action) dan kondisi tidak aman (unsafe condition).
Ia menambahkan keunggulan HSSE Center juga terletak pada integrasinya dengan sistem digital operasi, termasuk supervisory control and data acquisition (SCADA), keterpaduan yang memungkinkan monitoring kelistrikan dan aspek keselamatan berjalan secara bersamaan dan terkoordinasi.
"Melalui langkah strategis ini, PLN UP2D Jateng & DIY menegaskan komitmennya dalam mewujudkan operasional distribusi yang andal, aman, dan berorientasi pada zero accident. Kami percaya, teknologi dan pengawasan ketat adalah kunci untuk melindungi insan PLN serta aset perusahaan demi pelayanan terbaik bagi masyarakat," tutup Bramantyo.