Jakarta (ANTARA) - Pelita Jaya Jakarta mewaspadai kebangkitan RANS Simba Bogor yang dimotori oleh Kenyon Joseph Buffen, dalam pertandingan pekan ke-12 Indonesian Basketball League (IBL) 2026, di GMSB, Kuningan, Jakarta, Minggu, pukul 19.00 WIB.
"Tentu kami harus mewaspadai permainan mereka (RANS)," kata Pelatih Pelita Jaya Jakarta David Singleton, Minggu.
Tim tamu masih mengandalkan produktivitas Kenyon Joseph Buffen yang menjadi mesin poin utama tim. Buffen saat ini mencatatkan rata-rata 22,5 poin per laga (ppg) dan menjadi salah satu pencetak angka terbanyak di kompetisi.
Sementara, tuan rumah kembali tampil di kandang setelah menunggu sekitar 20 hari tanpa pertandingan di hadapan pendukung sendiri. Pertandingan melawan RANS menjadi laga ke-16 mereka pada musim reguler.
Baca juga: Tangerang Hawks menang tiga kali beruntun usai kalahkan Satya Wacana
Sementara laga tersebut juga menjadi momentum penting bagi kedua tim dalam persaingan menuju playoff.
Hingga pekan ke-12, Pelita Jaya masih menjadi satu-satunya tim yang baru menelan satu kekalahan. Mereka memiliki rekor laga 14-1 (menang-kalah), sekaligus menjaga peluang besar untuk finis sebagai pemuncak klasemen musim reguler.
Konsistensi permainan menjadi modal utama Andakara Prastawa dan kawan-kawan sepanjang musim ini. Selain tampil solid dalam bertahan, tim juga menunjukkan efektivitas serangan melalui kontribusi pemain lokal maupun asing.
Sorotan tertuju pada pemain asing anyar Pelita Jaya, Perrin Buford, yang langsung tampil impresif dalam debutnya. Buford membukukan triple-double dengan 16 poin, 11 rebound, dan 11 assist, sekaligus menjadi pemain asing pertama yang membukukan statistik tersebut dalam laga debut di IBL.
Penampilan Buford diperkirakan kembali menjadi faktor penting saat timnya menghadapi RANS. Bermain di kandang sendiri, pemain asal Amerika Serikat (AS) tersebut berpeluang mendapat dukungan penuh dari fan tuan rumah.
Di sisi lain, RANS yang dilatih Antonius Joko Endratmo datang dengan situasi yang kurang ideal. Tim tersebut tengah mengalami tren negatif setelah menelan tiga kekalahan beruntun.
Posisi RANS di zona playoff juga belum sepenuhnya aman, sehingga laga melawan tuan rumah menjadi kesempatan penting untuk bangkit sekaligus memperbaiki posisi klasemen.
Baca juga: Satria Muda puncaki IBL 2026 setelah kalahkan Kesatria 84-69
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelita Jaya waspadai kebangkitan RANS Simba yang dimotori Buffen