Jakarta (ANTARA) - Indonesia resmi menjadi tuan rumah babak Kualifikasi Asia Tenggara U12 Junior Soccer World Challenge 2026 yang berlangsung di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta pada 5–7 Juni 2026.
Turnamen dengan titel Agung Podomoro Land Cup ini akan menjadi kesempatan emas bagi akademi dan sekolah sepak bola (SSB) di seluruh Indonesia untuk tampil di putaran final U12 Junior Soccer World Challenge 2026 di Chiba, Jepang, salah satu turnamen usia muda paling prestisius di Asia yang secara konsisten menghadirkan akademi klub-klub top dunia.
“Kami membayangkan turnamen ini sebagai panggung global di mana para pemain muda berkembang tidak hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai individu,” kata Presiden dan CEO Amazing Sports Lab Japan Inc.& NARA CLUB Mitsuru Hamada, dalam keterangan resminya, Selasa.
Sebanyak 24 tim dari dalam dan luar Indonesia akan bersaing dalam format sepak bola 7 lawan 7. Tim terbaik dari kualifikasi ini akan mendapatkan undangan resmi untuk tampil di Jepang pada Agustus 2026, menghadapi tim-tim elite dunia dalam atmosfer kompetisi kelas internasional.
Tim juara tidak hanya mendapatkan tiket ke Jepang, tetapi juga dukungan penuh dari panitia berupa tiket pesawat pulang-pergi Jakarta–Tokyo (Haneda), akomodasi dan konsumsi selama di Jepang, serta transportasi domestik. Fasilitas ini mencakup 18 pemain dan lima ofisial tim.
Baca juga: Messi tetap berseragam Inter Miami hingga 2028
Baca juga: Mana Iwabuchi berbagi ilmu kepada pesepak bola putri muda Indonesia
Turnamen ini akan berlangsung selama tiga hari dengan sistem fase grup dan babak gugur. Setiap tim akan memainkan total enam pertandingan dengan durasi dua babak masing-masing 15 menit.
Banyak pemain yang pernah tampil di ajang ini kini berkembang menjadi pesepak bola profesional dan memperkuat tim nasional mereka. Sebut saja di antaranya Lamine Yamal dan Gavi di Barcelona, Takefusa Kubo di Real Socieded, hingga Xavi Simons yang kini membela Tottenham Hotspur. Selain itu, klub-klub besar Eropa seperti FC Barcelona, Manchester City, Liverpool, serta Arsenal, juga ikut berpartisipasi.
Penyelenggaraan kualifikasi di Indonesia untuk pertama kalinya menjadi momentum penting bagi pembinaan sepak bola usia dini di tanah air. Akademi dan SSB kini memiliki akses lebih dekat untuk mengukur kualitas pemain mereka di level regional, sekaligus membuka jalan menuju pengalaman global.
Dengan hadirnya kualifikasi di Indonesia, diharapkan semakin banyak talenta muda yang berani mengambil langkah ke level berikutnya dan membawa nama Indonesia bersaing di kancah dunia.
Kompetisi ini terbuka untuk pemain kelahiran 1 Januari 2014 hingga 31 Desember 2015, dengan biaya pendaftaran sebesar 250 dolar AS atau sekitar Rp4,3 juta per tim.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Indonesia tuan rumah Kualifikasi Junior Soccer World Challenge 2026