Logo Header Antaranews Jogja

Spanyol mendominasi semi final Liga Eropa

Jumat, 6 April 2012 08:23 WIB
Image Print
Tim Spanyol (Foto zonabola.com)

Paris (ANTARA/AFP Jogja) - Tiga klub Spanyol memperlihatkan bahwa kualitas liga domestiknya tidak terbatas pada Barcelona dan Real Madrid, dengan menguasai semifinal Liga Europa pada Kamis waktu setempat atau Jumat dini hari WIB, ketika mereka bergabung dengan Sporting Lisbon untuk melengkapi kuartet Iberia.

Legenda hidup Spanyol, Raul Gonzales, pernah menjalani hari-hari penuh kejayaan saat masih membela Real - termasuk tiga gelar juara Liga Champions - namun ia tidak mampu menjaga klub Jerman, Schalke 04, tetap berkompetisi di Eropa, meski dirinya berhasil mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao.

Upaya-upaya terbaik penyerang veteran itu tidak mampu menggagalkan tim penakluk Manchester United mencapai semifinal menyusul hasil imbang 2-2 pada pertandingan kedua di Stadion San Mames. Hasil yang sudah cukup untuk mengirim tim Basque tersebut menang agregat 6-4, setelah mereka meraih kemenangan 4-2 di Jerman.

Raul mencetak gol pada kedua pertandingan tersebut, namun kerugian telah menimpa Royal Blues di pertandingan kandang, dan meski Klaas-Jan Huntelaar membuat tim tamu unggul lebih dulu melalui tembakan rendah melewati Gorka Iraizoz, Ibai Gomez mampu menyamakan kedudukan, dan memastikan bahwa tim Jerman tersebut masih harus mendaki gunung terjal.

Tembakan dari jarak 20 meter yang dilepaskan Raul beberapa menit babak kedua bergulir, membuat tim tamu, yang pernah menjadi juara turnamen pendahulu Liga Europa - Piala UEFA - pada 1997, memperbarui harapan mereka.

Tetapi harapan tersebut kembali kandas tiga menit kemudian, ketika Iker Muniain mengumpan pada Markel Susaeta, dan sepakannya tidak dapat ditahan Lars Unnerstal yang menjaga gawang Schalke, yang mengatur pertemuan dengan Sporting Lisbon, yang bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah dari Ukraina, Metalist Kharkiv, sehingga tim Potugal tersebut melaju ke semifinal berkat kemenangan agregat 3-2.

Ricky Van Wolfsinkel mencetak gol bagi tim tamu melalui sundulan kepala beberapa saat sebelum turun minum, sebelum penyerang Argentina, Jonathan Cristaldo, menyamakan kedudukan bagi tim Ukraina tersebut.

Seperti Bilbao yang mengakhiri mimpi Schalke, maka juara 2010, Atletico Madrid, juga memberi duka bagi penggemar sepak bola Jerman, melalui keberhasilannya menyingkirkan Hanover.

Atletico memiliki modal kemenangan 2-1 dari pertandingan pertama di Madrid, dan kembali meraih kemenangan dengan skor yang sama di kandang lawan.

Tim Spanyol tersebut bernafas lega ketika Adrian Lopez membawa mereka unggul sebelum turun minim, setelah memutar dan meliuk melewati tiga pemain bertahan, sebelum mencetak gol.

Mame Diouf menyamakan kedudukan bagi tuan rumah saat pertandingan tinggal menyisakan waktu sembilan menit, namun penyerang Kolumbia, Radamel Falcao - yang memenangi turnamen tahun lalu bersama FC Porto - memastikan kemenangan agregat 4-2 bagi Atletico pada menit-menit akhir pertandingan.

Valencia menambahi kegembiraan sepak bola Spanyol setelah menaklukkan klub Belanda, AZ Alkmaar, dengan skor 4-0, untuk membalik kekalahan 1-2 pada pertandingan pertama.

Perlawanan Alkmaar di Stadion Mestalla hanya berlangsung selama 15 menit, sebelum Adil Rami mengubah skor menjadi 1-0, dan kemudian menambahi gol kedua dua menit kemudian. Jordi Alba mencetak gol ketiga Valencia pada menit ke-56.

Pablo Hernandez melengkapi kemenangan finalis dua edisi Liga Champions tersebut, dan pernah menjadi juara Piala UEFA pada 2004 saat masih dilatih Rafael Benitez, pada menit ke-80, dan sekarang mereka akan berhadapan dengan Atletico.

(H-RF)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026