Logo Header Antaranews Jogja

600 pebulutangkis ikut "Specs Badminton 2012"

Selasa, 17 April 2012 20:23 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto bulutangkislovers.files.wordpress.com)

Jogja (ANTARA Jogja) - Sebanyak 600 pebulutangkis dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah akan berlaga dalam turnamen "Specs Badminton 2012" di Gedung Olahraga Pangukan, Kabupaten Sleman, 17 hingga 21 April.

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kusdarto Pramono pada pembukaan turnamen itu, Selasa, mengatakan, dengan padatnya kejuaraan dan turnamen yang diadakan di DIY maka diharapkan muncul bibit unggul dalam bulu tangkis.

"Dengan diadakannya turnamen maupun kejuaraan maka para atlet dapat menunjukkan prestasinya dan ketrampilannya, serta saling kenal dan bergaul. Diharapkan dengan kejuaraan itu para atlet dapat menunjukkan kemampuannya dengan maksimal guna meniti karier yang lebih tinggi," katanya.

Bupati Sleman Sri Purnomo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Harjito mengatakan penyelenggaraan kejuaraan adalah merupakan salah satu sarana pembinaan bagi atlet bulutangkis.

"Keberhasilan pembinaan atlet tidak hanya dipengaruhi faktor latihan dan sarana-prasarana latihan, namun juga kesempatan untuk bertanding dan berkompetisi guna menambah pengalaman dan mematangkan teknik dan strategi yang telah diberikan pelatih," katanya.

Menurut dia, yang tidak kalah pentingnya adalah dengan seringnya mengikuti berbagai kejuaraan maka mental para atlet bulu tangkis akan terlatih dalam menghadapi berbagai tekanan, baik dari lawan maupun para suporternya.

"Dengan mental yang kuat dan tangguh, maka seorang atlet bulutangkis akan lebih fokus dalam menghadapi strategi lawan, sehingga peluang untuk memenangkan pertandingan akan semakin besar.

Ia mengatakan, untuk mencapai "golden age" atau usia emas bagi seorang atlet biasanya diperlukan pembinaan sekitar sepuluh tahun.

"Untuk menuju usia emas, yakni umur 19 hingga 20 tahun, tentu dibutuhkan sarana untuk berkompetisi untuk memacu dan membuktikan siapa yang layak diorbitkan di usia emas agar bisa berprestasi secara maksimal," katanya.

Harjito mengatakan, kejuaraan tersebut diharapkan untuk mempersiapkan dan mencetak atlet bulutangkis yang handal dan bisa mengharumkan nama bangsa dan negara, terlebih lagi bulutangkis telah memasyarakat dengan baik dan tidak sekadar menjadi penyaluran hobi semata akan tetapi juga telah menjadi ajang meraih prestasi.

"Melalui kejuaraan ini, diharapkan dapat menjadi wahana munculnya bibit-bibit atlet bulu tangkis yang unggul yang dapat diandalkan untuk meraih prestasi, baik ditingkat lokal, nasional maupun internasional," katanya. (V001)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026