
Jerman kembali dapat ancaman denda

Warsawa (AFP/ANTARA Jogja) - Jerman diancam hukuman lainnya karena pendukung mereka melemparkan kembang api ke lapangan ketika mereka menang 2-1 lawan Belanda pada laga Euro 2012, kata UEFA, Kamis, setelah sebelumnya juga menjatuhkan hukuman denda kepada badan sepak bola negara itu.
"UEFA hari ini menyatakan bahwa komite disiplin sedang bekerja untuk memeroses hukuman pada Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) menyusul insiden laga Grup B Euro 2012 lawan Belanda di Kharkiv, Ukraina," kata UEFA.
"DFB terancam hukuman karena pendukung mereka melemparkan kembang api dan benda keras ke lapangan. Komite Disiplin dan Pengawas UEFA akan menangani hal ini pada 18 Juni," demikian dinyatakan UEFA dalam laman resmi mereka.
UEFA dalam kesempatan terpisah sebelumnya mengatakan bahwa mereka menjatuhi hukuman denda kepada DFB sebesar 10.000 euro (8.000 pound, 12.500 dolar AS), setelah penonton mereka melemparkan benda keras ke lapangan ketika tim negara mereka melawan Portugal. Portugal didenda 5.000 euro karena menunda waktu pertandingan babak kedua pada laga Grup B di Lviv, Ukraina, Sabtu lalu. Jerman menang 1-0 pada pertandingan itu.
Hukuman denda kepada BFB itu menyusul hukuman sama sebesar 120.000 euro kepada Rusia karena penonton mereka melemparkan kembang api dan benda keras ke lapangan ketika tim mereka melawan Republik Ceko, Jumat lalu.
Bendera yang berpotensi menghasut "Russian Empire" dikibarkan di Wroclaw, barat daya Polandia, ketika Rusia menang 4-1. Pendukung Rusia disalahkan dalam penyerangan yang menyebabkan empat petugas sukarelawan cedera di stadion dan dibawa ke rumah sakit.
UEFA mengancam mengurangi enam poin Rusia pada penyisihan Kejuaraan Eropa mendatang, bila masih ada kejadian sama pada lanjutan turnamen Euro 2012 yang masih berjalan.
(SYS/A008)
Pewarta :
Editor:
Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
