
DIY targetkan raih 20 emas PON XVIII

Jogja (ANTARA Jogja) - Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan meraih 20 medali emas dan masuk peringkat 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional XVIII/2012 di Riau, 9-20 September 2012.
"Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mengikuti 18 cabang olahraga dengan total personel yang diberangkatkan sebanyak 374 orang," kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY GBPH Prabukusumo di Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia saat audiensi dengan pimpinan dan anggota DPRD DIY, personel yang diberangkatkan itu terdiri atas 211 atlet, 60 pelatih, 20 manajer, dan 83 ofisial.
"Kami berharap semua cabang olahraga mampu mendulang medali emas. Kami sebenarnya memiliki potensi besar mendapatkan medali emas dari dansa, tetapi cabang olahraga itu tidak dipertandingkan di PON XVIII," katanya.
Ia mengatakan KONI DIY juga menargetkan menaikkan bonus bagi atlet yang meraih medali di PON XVII. Hal itu merupakan salah satu bentuk dorongan moral kepada atlet agar berkompetisi secara maksimal.
"Jika PON sebelumnya DIY memberikan bonus kepada atlet peraih medali emas sebesar Rp50 juta, maka pada PON tahun ini ditargetkan bonusnya lebih tinggi," katanya.
Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana mengatakan dewan mendukung kontingen DIY yang akan berlaga pada pesta olahraga terbesar di Indonesia itu.
"DIY diwakili senopati-senopati Mataram yang hebat. Semoga prestasi maksimal mampu dibawa pulang dan mengharumkan nama DIY," katanya.
Ketua Komisi D DPRD DIY Nuryadi mengatakan saat ini DIY telah menganggarkan dana lebih dari Rp40 miliar untuk mengikuti PON XVIII. Dana sebesar itu belum termasuk bonus untuk atlet peraih medali.
Menurut dia dewan sejak awal memiliki komitmen mendukung target eksekutif meraih 20 emas dan masuk 10 besar, sehingga anggaran yang diminta langsung disetujui.
"Untuk bonus masih menunggu usulan eksekutif. Besarnya anggaran untuk bonus akan dibahas dalam APBD Perubahan 2012," katanya.***3***
(L.B015*H010/B/M008/M008) 03-08-2012 22:15:31
Pewarta :
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
