Logo Header Antaranews Jogja

PON 2012 terakhir bagi Kresna Bayu

Senin, 13 Agustus 2012 22:37 WIB
Image Print
Kresna Bayu (Foto indonesiaberprestasi.web.id)

Semarang (ANTARA Jogja) - Pekan Olahraga Nasional XVIII/2012 di Riau, 9-20 September, menjadi PON terakhir bagi pejudo nasional asal Jawa Tengah Kresna Bayu.

"Saya sudah tua mas' (38 tahun), dan sudah saatnya digantikan pejudo-pejudo di bawah saya," kata Kresna Bayu ketika dihubungi dari Semarang, Senin.

Menurut dia, dirinya tampil di PON sudah enam kali baik saat membela Jawa Tengah maupun Jawa Barat, kemudian sudah tiga kali tampil pada Olimpiade yaitu Olimpiade Atlanta 1996, Olimpiade Sydney 2000, dan Olimpiade Athena 2004, kemudian beberapa kali tampil di Asian Games.

Ia mengatakan, untuk SEA Games sudah 12 kali, dan terakhir adalah saat meraih medali perunggu pada SEA Games 2011 di Indonesia.

Ketika ditanya rencana selanjutnya setelah tidak menjadi atlet, putra pelatih judo Jawa Tengah Amin Pambudi tersebut mengatakan dirinya sedang merancang mendirikan suatu organisasi yang bergerak di bidang olahraga bela diri. "Organisasi itu nantinya bernama 'Kresna Bayu Foundation'," katanya.

Dalam "Kresna Bayu Foundation" itu, kata dia, nantinya bukan hanya menanungi cabang olahraga judo, tetapi juga yang lainnya. Namun, utamanya adalah judo. "Usai PON di Riau, saya segera melangkah untuk pembentukan itu," katanya.

Di samping itu, kata dia, dirinya ingin menjadi pelatih karena terus terang dirinya merasa prihatin dengan perkembangan judo di Jawa Tengah. "Saya berharap nantinya bisa muncul pejudo-pejudo andalan yang mampu berbicara di tingkat nasional maupun internasional," katanya

Sementara itu pada PON terakhir di Riau mendatang, Kresna Bayu merasa optimistis bisa meraih medali emas.

"Saya tetap merasa yakin bisa menyumbangkan medali emas untuk Jawa Tengah pada pesta olahraga multievent empat tahunan di Riau mendatang," katanya.

Menurut peraih medali perunggu SEA Games 2011 itu, saingan utama di kelasnya yaitu 100 kilogram bakal datang dari pejudo Jawa Barat Ade Sudjana, Yoga (Jatim), kemudian ada dari Bali, dan Papua.

"Tetapi saya tetap yakin bisa mengalahkan mereka di Riau mendatang," kata peraih medali emas pada Asian Martial Art of Games (AMAG) di Bangkok, Thailand, 2009.

Medali emas terakhir pada SEA Games tersebut adalah saat mengalahkan pejudo Singapura dengan teknik ippon pada SEA Games 2009 Laos.

(H015)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026