Logo Header Antaranews Jogja

Pembukaan Perparnas akan dihadiri Wapres

Jumat, 28 September 2012 12:44 WIB
Image Print
ilustrasi atlet peparnas (antarariau.com)

Pekanbaru (ANTARA Jogja) - Acara puncak pembukaan penyelenggaraan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XIV 2012 Riau rencananya akan dihadiri langsung oleh Wakil Presiden RI Boediono di Pekanbaru pada 7 Oktober.

"Kalau tidak ada halangan, pembukaan Peparnas yang rencana sebelumnya akan dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Malarangeng, justru akan dihadiri Wapres. Mudah-mudahan hal yang diharapkan ini terlaksana," kata Ketua Umum Panitia Besar (PB) Peparnas Emrizal Pakis di Pekanbaru pada Jumat.

Ia menjelaskan, acara puncak pembukaan Peparnas 2012 menurut rencananya akan dilaksanakan di Stadion Kaharuddin Nasution, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Dengan rencana kehadiran Wapres Boediono pada pembukaan 7 Oktober mendatang, maka acara diupayakan seoptimal mungkin dan meriah.

"Jangan sampai kalah dengan waktu pembukaan PON XVIII lalu. Pada saat pembukaan nanti kami juga mengupayakan yang spektakuler," katanya.

Pada acara pembukaan, demikian Emrizal, sebaiknya nantinya juga akan ada festival tarian tradisional khas Riau, serta pertunjukan seni budaya lainnya.

Kemudian, lanjut dia, di acara pembukaan Peparnas nanti juga akan dihadiri oleh artis papan atas tidak kalah dengan waktu pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau.

"Lalu yang tidak kalah meriah, juga akan ada kembang api yang akan menandatakan bahwa dibukanya acara Peparnas Riau," katanya.

Peparnas Riau kata dia tidak akan serumit ketika penyelenggaraan PON XVIII/2012 yang berakhir pada 20 September.

Pada acara nasional ini, hanya ada sebanyak 11 cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya angkat berat, atletik, boling, bulu tangkis, catur, futsal, panahan, renang, tenis kursi roda, tenis meja, serta volli duduk.

"Seluruhnya di pertandingkan atau perlombakan di arena yang ada di Pekanbaru," katanya.

(T.KR-FZR)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026