Logo Header Antaranews Jogja

Rupiah Senin pagi menguat delapan poin

Senin, 8 Oktober 2012 10:04 WIB
Image Print
rupiah menguat atas dolar (foto antaranews.com)

Jakarta (ANTARA Jogja) - Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS pada Senin pagi bergerak menguat tipis sebesar delapan poin seiring aksi "wait and see" yang dilakukan pelaku pasar.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta bergerak menguat sebesar delapan poin menjadi Rp9.582 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.590 per dolar AS.

"Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat meski pelaku pasar masih mengambil posisi 'wait and see' terhadap rilis data AS sebelumnya," kata analis Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta.

Selain itu, lanjut dia, pelaku pasar juga merespon positif hasil pertemuann bank sentral Eropa (ECB) yang akhirnya tetap mempertahankan tingkat bunganya dan pernyataan pengaktifan program pembelian obligasi Uni Eropa jika ada negara yang mengajukan permintaan.

"Tetapi, sentimen positif tersebut terhalangi dengan komentar bank sentral Jepang (BoJ) yang tidak mengumumkan pelonggaran moneter tambahan," kata dia.

Analis pasar uang Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan, apresiasi rupiah terhadap dolar AS berlanjut paska tingkat pengangguran AS anjlok ke level terendah sejak 2009.

"Meskipun penciptaan lapangan kerja AS pada bulan September masih sejalan dengan ekspektasi, pasar nampak cukup terkejut dengan tingkat pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan," kata dia.

Ia mengatakan, sebelumnya, rupiah juga telah menuai dukungan dari komentar ECB, yang menegaskan kesiapannya untuk memulai pembelian obligasi negara-negara blok Euro bermasalah seperti Spanyol.

"ECB berkomitmen untuk menjaga kebijakan moneter di zona Euro, dan siap untuk mengimplementasikan rencana pembelian obligasi," kata dia.
(KR-ZMF)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026