Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab Kulon Progo diminta benahi BUMD

Rabu, 14 November 2012 12:51 WIB
Image Print
Gedung DPRD Kabupaten Kulon Progo (dprd.kulonprogo.blogspot)

Kulon Progo (ANTARA Jogja) - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta pemerintah kabupaten melakukan pembenahan manajemen Badan Usaha Milik Daerah.

"Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kulon Progo masih mencari bentuk akibatnya belum mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan," kata Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kulon Progo Sudarto di Kulon Progo, Rabu.

Menurut Sudarto, pemerintah kabupaten harus memperjelas BUMD terkait status struktur perusahaan daerah (corporate governance). Supaya biaya yang dikeluarkan atau diikutsertakan tidak sia-sia.

"Kunci utama mengoptimalkan BUMD yakni pemerintah kabupaten harus mempertegas status perusahaan daerah. Jangan sampai, misi BUMD lepas dari tujuan sehingga keuntungan yang didapat tidak maksimal," kata Darto.

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan permasalahan yang terjadi pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada umumnya meliputi aspek struktur, proses corporate governance dan pembenahan manajemen. Secara spesifik antara BUMD satu dengan lain permasalahannya berbeda.

Kata dia, PT SAK memasuki tahap kedua dari empat tahap penyehatan perusahaan yaitu proses stabilitasi dengan fokus utama menjaga postur bisnis perusahaan agar dapat terus menghasilkan laba.

Untuk PD BPR Bank Pasar Kulon Progo merupakan satu-satunnya BUMD yang secara bisnis sudah mapan namun tetap perlu menjaga diri dari resiko bisnis bawaan sektor keuangan.

Sedangkan, Perumda Aneka Usaha Kulon Progo setelah melaksanakan renovasi total terhadap alat-alat operasionalnya yang telah selesai pada Januari 2012 dan diharapakan tahun ini dapat memberikan keuntungan. Sementara, PDAM Tirta Binangun dalam kondisi terus berupaya menyeimbangkan misi bisnis dengan misi pelayanan sosial.

"Kami berharap, dengan pembenahan BUMD kedepannya mampu menyumbang PAD yang signifikan. Untuk itu, perlu ada dukungan semua pihak untuk mendorong BUMD lebih baik," kata dia.(T.KR-STR)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026