Logo Header Antaranews Jogja

Rupiah Jumat pagi dibuka stagnan RP9.635

Jumat, 23 November 2012 10:35 WIB
Image Print
rupiah stagnan terhadap dolar (foto antaranews.com)

Jakarta (ANTARA Jogja) - Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat pagi, belum bergerak atau stagnan di posisi Rp9.635 per dolar AS, kata analis Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta.

Ia mengatakan, nilai tukar rupiah belum bergerak nilainya dipicu pelaku pasar uang tengah menunggu pembahasan mengenai "fiscal cliff" AS pada pekan depan setelah libur "thanksgiving".

"Pada hari sebelumnya mata uang rupiah menguat merespon positif kenaikan data manufaktur China diiringi dengan kenaikan data manufaktur dari Jerman, Perancis, dan Eropa secara keseluruhan, namun pelaku paar saat ini tengah 'wait and see' terkait pembahasan 'fiscal cliff' yang akan dilanjutkan pada pekan depan," kata dia.

Dari Eropa, lanjut dia, nilai tukar euro untuk sementara bergerak menguat, kondisi itu diproyeksikan dapat memberi apresiasi pada mata uang rupiah terhadap dolar AS hari ini.

"Penguatan euro yang dibarengi dengan apresiasi beberapa mata uang Asia akan membuat rupiah juga dapat sedikit menguat," ujar dia.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan, mata uang euro meningkat terhadap dolar AS di tengah harapan bahwa kreditur internasional akan segera menyepakati bantuan tahap berikutnya untuk Yunani.

"Mata uang euro juga terbantu oleh data yang menunjukkan aktivitas manufaktur negara kawasan Euro yang tidak seburuk ekspektasi pada bulan November, sehingga meredakan kekhawatiran tentang resesi yang lebih dalam," kata dia.

Namun, kata dia, pemulihan beberapa mata uang berisiko terlihat rapuh seiring masih suramnya prospek ekonomi dalam beberapa bulan mendatang.

(KR-ZMF)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026