Logo Header Antaranews Jogja

Kurs rupiah Selasa pagi melemah lima poin

Selasa, 8 Januari 2013 09:20 WIB
Image Print
rupiah melemah atas dolar (foto antaranews.com)

Jakarta (ANTARA Jogja) - Kurs mata uang rupiah terhadap dolar AS pada Selasa pagi bergerak melemah tipis sebesar lima poin seiring dengan pelaku pasar yang masih menunggu rencana The Fed terhadap penarikan stimulus AS pada 2013.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta, Selasa pagi, bergerak melemah sebesar lima poin menjadi Rp9.660 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.655 per dolar AS.

"Pergerakan nilai tukar rupiah melemah karena pelaku pasar masih menanggapi rencana The Fed terhadap penarikan stimulus AS pada tahun 2013," kata analis Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta, Selasa.

Apalagi, lanjut dia, beberapa pejabat The Fed seperti memberi isyarat akan adanya moneter ketat untuk mengurangi beban keuangan pemerintah The Fed.

Meski demikian, kata dia, data kenaikan cadangan devisa Indonesia pada tahun 2012 diperkirakan dapat menahan nilai tukar rupiah tertekan lebih dalam.

Pengamat pasar Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih mengemukakan bahwa nilai tukar rupiah masih ada tekanan terhadap dolar AS. Namun, masih terjaga stabil seiring dengan meningkatnya cadangan devisa.

"Naiknya posisi cadangan devisa itu berpotensi membawa nilai tukar rupiah menguat. Posisi cadangan devisa Indonesia 2012 sebesar 112,8 miliar dolar AS atau naik 2,41 persen dibandingkan posisi tahun 2011 yang tercatat sebesar 110,1 miliar dolar AS," kata dia.

Ia mengatakan bahwa naiknya posisi cadangan devisa sebesar 2,6 miliar dolar AS sebagai indikasi neraca pembayaran 2012 tercatat surplus.
(KR-ZMF)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026