
Atribut RSBI diminta segera dihilangkan

Jogja (ANTARA Jogja) - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta meminta seluruh sekolah negeri yang berstatus sebagai rintisan sekolah berstandar internasional segera melepas seluruh atribut yang menunjukkan status tersebut.
"Paling lambat Sabtu (19/1), seluruh atribut rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) yang sudah terpasang harus diturunkan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana di Yogyakarta, Senin.
Menurut dia, berbagai atribut yang harus segera diturunkan atau dihilangkan tersebut di antaranya adalah spanduk, pamflet, leaflet dan baliho termasuk segera mengganti kepala surat yang masih mencantumkan status RSBI.
"Untuk konten laman yang dimiliki sekolah, tidak bisa dihilangkan dengan cepat karena membutuhkan waktu. Untuk itu, kami masih memberikan toleransi hingga akhir bulan," katanya.
Edy mengatakan, penurunan berbagai atribut RSBI di sekolah negeri tersebut merupakan tindak lanjut atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan pasal RSBI yaitu pasal 50 ayat 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Selain menurunkan berbagai atribut RSBI, lanjut Edy, sekolah juga dilarang melakukan pungutan kepada siswa terhitung mulai Februari, khususnya untuk sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
"Untuk sekolah menengah atas dan kejuruan, masih akan dilakukan pengaturan lebih lanjut," katanya.
Mengenai pembiayaan, Edy menegaskan, layanan pendidikan di sekolah-sekolah yang pernah berstatus RSBI tidak akan berkurang karena biaya pendidikan masih bisa ditanggung melalui bantuan operasional sekolah dari pusat maupun dari daerah.
Berdasarkan perhitungan, setiap siswa SD dan SMP di Kota Yogyakarta masing-masing menerima dana BOS sebesar Rp1,1 juta per tahun dan Rp1,2 juta per tahun.
"Kami akan segera mengumpulkan kepala sekolah dari seluruh sekolah yang pernah berstatus sebagai RSBI untuk membicarakan tindak lanjut atas putusan MK. Selain atribut dan biaya, juga akan dibicarakan mengenai kurikulum," katanya.
Edy menambahkan, sekolah yang pernah berstatus RSBI tersebut kemudian akan menjadi sekolah berstandar nasional (SSN).
(E013)
Pewarta :
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
