Logo Header Antaranews Jogja

Harga beras di Bantul stabil

Senin, 4 Februari 2013 06:44 WIB
Image Print
Pedagang beras di pasar tradisional turun (Foto Antara)

Bantul (Antara Jogja) - Harga beras berbagai kualitas di pasar tradisional Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memasuki bulan Februari ini masih stabil berkisar Rp7.500 hingga Rp9.000 per kilogram.

"Untuk harga beras awal bulan ini masih sama, bahkan sejak sebulan terakhir harganya tetap stabil belum ada perubahan harga," kata pedagang beras di Pasar tradisional Bantul, Sutini, Senin.

Ia menyebutkan, seperti beras cisadane sepekan terakhir rata-rata Rp7.500 per kilogram, kemudian IR 2 Rp7.600 per kilogram dan IR 1 masih berkisar Rp8.000 per kilogram, sementara beras jawa stabil pada kisaran Rp9.000 per kilogram.

Menurut dia, stabilnya harga beras dikarenakan pasokan komoditas pokok ini lancar, ditambah di sejumlah tempat di Bantul ada yang sedang panen padi sehingga persediaan di pasar melimpah.

"Kalau kebutuhan pokok yang lain harganya cenderung naik, namun untuk beras tidak, karena musim ini pada tandur padi, jadi permintaan pasar masih bisa dipenuhi," katanya.

Meski pasokan lancar, dirinya tetap tidak berspekulasi terhadap kemungkinan terjadi kenaikan maupun penurunan harga dan tetap menyediakan barang seperti biasa.

"Saya hanya sediakan stok sesuai kebutuhan, kalau banyak-banyak khawatir sewaktu-waktu harga berubah, harga yang dijual hanya disesuaikan kulakan dari pengepul," katanya.

Sementara pedagang sembako di Pasar Bantul lainnya, Sulasni mengatakan, harga beras sejak beberapa pekan ini masih stabil, karena persediaan masih bisa mencukupi kebutuhan permintaan.

Ia menyebutkan, selain beras jenis IR dan Jawa yang masih stabil, harga beras lainnya seperti beras ketan Pb masih stabil pada kisaran Rp13.000 per kilogram, sementara beras ketan tholo stabil pada kisaran Rp10.500 per kilogram.

"Justru harganya sekarang ini cenderung tinggi dibanding beberapa bulan terakhir, memang naiknya sudah lama sebelum hari raya kurban lalu sekitar Rp200 hingga Rp300 per kilogram, tapi sampai sekarang belum turun," katanya.

Selain harga beras, sejumlah kebutuhan pokok lainnya harganya relatif stabil, seperti minyak goreng kemasan yang bertengger pada kisaran Rp12.000 per liter, dan minyak goreng barco pada kisaran Rp11.000 per liter.

Selain itu, harga tepung terigu masih stabil pada kisaran Rp7.000 sampai Rp7.500 per kilogram, sementara telur ayam ras harganya masih stabil tinggi yakni sebesar Rp17.000 per kilogram.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026