
KKP bantu nelayan Kulon Progo Rp4,6 miliar

Kulon Progo (Antara Jogja) - Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan bantuan sebesar Rp4,6 miliar kepada nelayan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk mengembangkan usaha perikanan tangkap, budi daya, pemasaran, dan pembangunan pesisir.
"Bantuan ini sebagai upaya mengembangkan sektor kelautan dan perikanan di daerah. Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP) telah dan terus memberikan dukungan anggaran yang dialokasikan dari Dana Dekonsentrasi, Dana Tugas Perbantuan, dan Dana Alokasi Khusus (DAK)," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Syarif Cicip Sutardjo dalam kunjungan kerja di Kabupaten Kulon Progo, Jumat.
Ia mengatakan Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi besar, terlebih di kabupaten yang berbatasan langsung dengan laut yakni Kulon Progo, Bantul, dan Gunung Kidul. Potensi tersebut tidak hanya perikanan, tapi juga potensi lainnya terkait dengan kelautan seperti wisata bahari.
Untuk itu, KKP melalui eselon satu menginventaris berbagai program bantuan yang dibutuhkan Kabupaten Kulon Progo. Di sektor perikanan tangkap, KKP telah memberikan bantuan sebesar Rp1,5 miliar untuk lima kelompok usaha bersama (KUB). Sementara perikanan budi daya, KKP menyediakan benih unggul lele, gurame, dan mesin pelet.
"Untuk Kulon Progo, KKP juga akan membantu alat pengolah ikan dan kendaraan untuk pemasaran sebesar Rp400 juta. Selain itu, KKP memberikan bantuan sebesar Rp1,09 miliar untuk pengembangan Pesisir Desa Tangguh," katanya.
Untuk pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan, kata Syarif, KKP telah melaksanakan berbagai kegiatan yang merupakan bagian dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Keluatan dan Perikanan, di antaranya melalui program Pengembangan Usaha Mina Perdesaan (PUMP), Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT), Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR), sertifikasi hak atas tanah nelayan dan bantuan kapal perikanan dengan ukuran 10-30 grosston.
"Dalam rangka penguatan Program Pemberdayaan, mulai 2011 telah dilaksanakan Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) hingga 2014. Harapannya program ini dapat menjangkau 816 lokasi pelabuhan perikanan di seluruh Indonesia," katanya.
Sementara, bantuan program PKN yang ada di Kulon Progo, kata dia difokuskan pada pembuatan rumah murah, penyediaan pekerjaan alternatif dan tambahan bagi keluarga nelayan, pelaksanaan skema UKM dan KUR, penyediaan angkutan umum murah, serta fasilitas sekolah dan puskesmas.
"Untuk Yogyakarta, selain pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Tanjung Adikarto, juka dilakukan melalui pengembangan sistem perbenihan ikan, pemantauan mutu benih ikan, pengadaan sarana dan prasarana pendukung pemasaranan," katanya.
(KR-STR)
Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor:
Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026
