Logo Header Antaranews Jogja

54 Paraglider dunia bertanding di bukit Langkisau

Jumat, 26 April 2013 10:37 WIB
Image Print
ilustrasi (antarafoto.com)

Painan, Sumbar (Antara Jogja) - Sebanyak 54 paraglider dari sepuluh negara mengikuti Kejuaran Dunia Paralayang 2013 seri ketepatan mendarat di Puncak Bukit Langkisau Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

"Para atlet yang ikut dalam kegiatan empat hari, mulai Jumat (26/4), itu kebanyakan atlet berprestasi di tingkat internasional, kata Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit di Painan, Jumat.

Bahkan, katanya, dua orang di antara paraglider terbaik, adalah I putra dan putri pada Kejuaraan Dunia Paralayang 2012,"

Kedua atlet tersebut yakni Matjaz Feraric (putra) asal Slovenia dan Nomor I Dunia putri asal Indonesia, Lis Andriana. Kejuaraan paralayang kali ini merupakan kejuaraan dunia yang pertama kali diadakan dalam tahun ini.

Kesepuluh negara tersebut yakni China, Malaysia, Serbia, Korea, Jepang, Vietnam, Slovenia, Singapura, Thailand dan Indonesia.

Selain mereka yang sudah memiliki prestasi di tingkat internasional (dunia) pada tahun sebelumnya, sebanyak empat orang atlet andalan dari Pesisir Selatan selaku tuan rumah juga ikut ambil bagian pada pertandingan tingkat internasional itu.

"Ini merupakan Kejuaraan Dunia Paralayang seri pertama atau Paragliding Accuracy Worldcup (PGAWC) pada tahun 2013 yang dilaksanakan di Indonesia dan kabupaten ini diberi kepercayaan sebagai tuan rumah," ujar dia.

Untuk seri ke-2 Kejuaraan Dunia Paralayang tersebut akan dilaksanakan di Thailan, seri ke-3 di Portugal, seri ke-4 dan ke-5 di Eropa dan seri ke-6 dilaksanakan di Malaysia.

Sejalan dengan Kejuaraan Dunia Paralayang ini, kabupaten itu juga menggelar Kejuaraan Nasional Open Turnamen Voli Pantai.

Kedua kegiatan itu pembukaannya dipusatkan di Stadion Voli Pantai Rangeh Gadang Sago Kecamatan IV Jurai, kabupaten setempat. Sebanyak 33 klub di sepuluh provinsi ikut ambil tempat dalam pertandingan selama empat hari, yang dimulai sejak 25 April itu.

Dia berharap dengan dipercaya sebagai tuan rumah pada kejuaraan paralayang tingkat internasional ini, tentu saja merupakan kebanggaan tersendiri bagi kabupaten ini, namun kedepan hendaknya dapat menjadi motivasi bagi daerah ini untuk sukses pada pelaksanaan serta dalam prestasi.(KR-AGP)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026