Logo Header Antaranews Jogja

Daud Yordan mulai latihan

Minggu, 28 April 2013 11:08 WIB
Image Print
Daud Yordan (Foto antaralampung.com)

Semarang (Antara Jogja) - Petinju nasional Daud Yordan mulai menjalani latihan di Sasana Kayong Utara Kalimantan Barat usai istirahat setelah bertarung melawan petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Saya sudah mulai latihan lagi setelah menjalani masa istirahat selama hampir dua pekan setelah pertarungan tersebut," kata petinju dengan rekor bertarung 30 kali menang (23 di antaranya dengan KO), dan tiga kali kalah ketika dihubungi dari Semarang, Minggu.

Menurut ayah dari Miquel Angel Yordan Jr itu, sekarang ini latihan lebih banyak difokuskan ke fisik untuk menjaga kebugaran tubuh. "Saya latihan masih di bawah bimbingan pelatih Bang Dami (panggilan akrab Damianus Yordan)," katanya.

Daud Yordan kehilangan gelar juara dunia kelas bulu IBO setelah dikalahkan petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka dengan TKO pada ronde ke-12 pada pertarungan di Jakarta, 14 April 2013.

Sekarang ini Daud Yordan memasuki babak baru karena yang bersangkutan sudah memutuskan untuk naik kelas dari sebelumnya. Kini Daud Yordan menekuni kelas baru, yaitu ringan (61 kilogram), atau dua kelas di atas kelas bulu.

"Tubuh saya memang sudah tidak ideal bertarung di kelas bulu (57,1 kilogram sehingga usai pertarungan beberapa waktu lalu saya memutuskan untuk naik ke kelas ringan," katanya.

Daud Yordan menekuni kelas bulu sejak 2005, dan pada 2012 yang bersangkutan berhasil meraih gelar juara dunia IBO setelah menang KO ronde kedua atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Singapura.

Setelah menjadi juara dunia, Daud Yordan berhasil mempertahankan juara dunia sekali setelah menang dengan angka atas petinju Mongolia Choi Tseveenpurev pada pertarungan di Singapura, 9 November 2012.

"Saya ingin kembali menjadi juara dunia di kelas ringan, soal berapa lama saya menggapai gelar tersebut, tentunya juga bergantung pada promotor," katanya.

(H015)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026