
Dubes: wisatawan China sangat potensial

Beijing (Antara Jogja) - Duta Besar RI untuk China merangkap Mongolia Imron Cotan mengatakan wisatawan China sangat potensial untuk menjadi salah satu sumber devisa pariwisata Indonesia.
"Dalam lima tahun ke depan diperkirakan warga China yang akan melakukan perjalanan wisata ke mancanegara sekitar 400 juta orang. Ini peluang besar bagi pariwisata Indonesia," katanya, seperti disampaikan Wakil Kepala Perwakilan RI untuk China Wisnu Pratignyo, Selasa dalam "road show" pariwisata Pemkot Bandung ke China, 19-26 Mei 2013.
Saat ini, lanjut dia, meski jumlah wisatawan China ke Indonesia terus meningkat namun jumlah itu masih sedikit dibandingkan turis Negeri Panda yang berlibur ke negara ASEAN lainnya.
"Pada 2011 jumlah turis China ke Indonesia tercatat 775 ribu orang. Jumlah itu meningkat menjadi 850 ribu pada 2012 dengan Bali sebagai tujuan utama, disusul Jakarta dan Yogyakarta. Namun, jumlah itu masih jauh dibandingkan jumlah turis yang melancong ke negara ASEAN lain yang mencapai 1,5 juta orang," ungkap Imron.
Padahal, Indonesia memiliki objek wisata yang lebih kaya dan beragam, namun jumlah wisatawan China ke Indonesia masih lebih rendah dibandingkan dengan beberapa negara ASEAN lainnya dengan jumlah pengunjung 1,5 juta turis China.
"Karenanya, pada 2013 ini, Pemerintah Indonesia menargetkan kunjungan 1 juta pelancong China ke Indonesia. Target tersebut diharapkan dapat terwujud dengan upaya promosi berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan baik di China maupun Indonesia," katanya.
Ketua "China National Tourism Administration" Shao Qiwei menyatakan setidaknya sebanyak 80 juta penduduk China melancong ke luar negeri dengan jumlah pengeluaran mencapai 102 miliar dolar AS.
Belanja turis China di luar negeri rata-rata per hari sekitar 169 dolar AS per malam atau keenam terbesar setelah turis asal Jepang (190), Switzerland (182), Australia (177), Amerika Serikat dan Norwegia masing-masing 174 dolar AS.
Negara utama tujuan turis asal China adalah Thailand, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura, menyusul Indonesia dan negara-negara di Eropa serta Amerika Serikat. Hong Kong dan Taiwan juga menjadi tujuan utama turis asal China daratan.
(R018)
Pewarta : Oleh Rini Utami
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
