
Penerima BSM akan peroleh tambahan dana

Yogyakarta (Antara Jogja) - Penerima bantuan siswa miskin pada semester dua 2013 akan memperoleh tambahan dana dengan kenaikan besaran bantuan yang diberikan serta tambahan dana lain dalam bentuk nilai manfaat sebesar Rp200.000 per penerima.
"Karena ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), besaran bantuan siswa miskin (BSM) pun dinaikkan. Tidak hanya itu saja, penerima juga akan memperoleh tambahan nilai manfaat yang besarnya sama untuk setiap penerima bantuan. Tambahan nilai manfaat ini hanya berlaku tahun ini saja," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Jaminan Pendidikan Daerah Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Agus Trimadi di Yogyakarta, Selasa.
Besaran BSM untuk siswa SD mengalami kenaikan dari Rp360.000 per siswa per tahun menjadi Rp450.000 per siswa per tahun. Untuk SMP naik dari Rp550.000 per siswa per tahun menjadi Rp750.000 per siswa per tahun, dan untuk SMA/SMK tetap diberikan dengan besaran Rp1 juta per siswa per tahun. BSM diterimakan dua kali dalam satu tahun atau dicairkan per semester.
Sesuai rencana dari pemerintah pusat, BSM sudah bisa dicairkan mulai 26 Agustus di kantor pos.
Penerima BSM adalah siswa yang telah memiliki kartu BSM atau siswa dari keluarga pemegang kartu perlindungan sosial (KPS).
Namun demikian, lanjut dia, sekolah masih bisa mengusulkan penerima cadangan dengan kriteria di antaranya siswa dari keluarga pemegang kartu menuju sejahtera (KMS), siswa dari keluarga yang mengikuti Program Keluarga Harapan (PKH), siswa yatim dan atau piatu, masyarakat yang terkena dampak bencana alam atau masyarakat yang memiliki tiga anak berusia di bawah 18 tahun.
"Sekolah sudah kami minta untuk melakukan pendataan penerima BSM termasuk usulan penerima cadangan. Pada Rabu (24/7) diharapkan data sudah disampaikan ke dinas," katanya.
Total kuota penerima BSM di Kota Yogyakarta berjumlah 9.479 siswa yang terdiri dari 6.179 siswa SD dan SMP dan 3.318 siswa SMA/SMK baik negeri dan swasta.
BSM tersebut dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi siswa yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan operasional pendidikan.
"Bantuan bisa digunakan untuk belanja keperluan sekolah sepeti tas, sepatu dan lainnya," katanya.
Ia berharap, siswa yang telah ditetapkan menjadi penerima BSM bisa segera mencairkan di kantor pos karena bantuan tersebut akan hangus apabila tidak dicairkan hingga akhir Desember.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 8 Yogyakarta Munjid Nuralamsyah mengatakan, sudah menyusun data penerima BSM di sekolahnya. "Tidak ada usulan untuk penerima cadangan. Semuanya penerima BSM yang ditetapkan pusat," katanya.
(E013)
Pewarta : Oleh Eka Arifa Rusqiyati
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
