Logo Header Antaranews Jogja

Rektor: hasil riset harus bermanfaat bagi masyarakat

Kamis, 22 Agustus 2013 22:59 WIB
Image Print
Edy Suandi Hamid (Foto Antarajogja.com)

Jogja (Antara Jogja) - Hasil riset perguruan tinggi harus memiliki kredibilitas dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, kata Rektor Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Edy Suandi Hamid.

"Hal itu penting karena saat ini perguruan tinggi tidak hanya dituntut menyediakan layanan pendidikan berupa pengajaran," katanya pada pembukaan Rapat Koordinasi Kerja (Rakorja) Fakultas MIPA UII di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, saat ini sudah menjadi keniscayaan bagi setiap perguruan tinggi untuk memperkuat perannya dalam riset jika tidak ingin tertinggal.

"Oleh karena itu, iklim riset perlu terus dibangun dalam kehidupan akademik. Saya melihat Fakultas MIPA UII termasuk salah satu fakultas yang sudah mempunyai iklim riset sehingga harus diakselerasi perkembangannya," katanya.

Ia mengatakan, untuk mewujudkan lingkungan akademis yang mendukung iklim riset diperlukan dukungan dari berbagai pihak khususnya dari pemegang kebijakan di tingkat fakultas maupun universitas.

"UII sebagai kampus yang sedang berkembang menuju kampus berbasis riset dunia terus mendorong sivitas akademikanya untuk mewujudkan lingkungan akademis yang mendukung iklim riset," katanya.

Dekan Fakultas MIPA UII Yandi Syukri mengatakan, fakultas terus berupaya mendorong agar dosen dan mahasiswanya berkecimpung dalam berbagai riset.

"Pada 2013 mulai dirintis beberapa publikasi ilmiah di jurnal internasional. Hal itu diharapkan ke depan dapat semakin meningkat," katanya.

Menurut dia, fakultas juga berupaya meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana yang dimiliki untuk menunjang iklim riset di lingkungan akademis.

"Dalam waktu dekat kami akan membangun gedung baru yang dilengkapi dengan peralatan laboratorium yang lebih maju. Baru-baru ini salah seorang laboran dari Fakultas MIPA UII meraih predikat laboran berprestasi di tingkat nasional," katanya.

(B015)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026