
Ibu Ani buka pameran Mutumanikam Nusantara

Jakarta (Antara Jogja) - Ibu Ani Yudhoyono membuka pameran Mutumanikam Nusantara Indonesia (MMNI) yang bertema "Indahnya Batu Permata Indonesia" di Balai Kartini, Jakarta, Kamis, dengan memukul alat musik tradisional kendang.
Pameran yang berlangsung selama empat hari itu, 14-17 November, diikuti oleh 140 peserta dari provinsi dan mitra binaan kemitraan serta menampilkan ratusan perhiasan karya anak bangsa.
"Ajang seperti ini dapat dijadikan 'show-room' kekayaan mutumanikan Nusantara," kata Ibu Ani.
Ia menyampaikan apresiasinya pada prestasi MMNI yang rutin menyelenggarakan pameran dalam tujuh tahun terakhir.
"MMNI telah tujuh tahun berdiri, dan sudah delapan kali menyelenggarakan pameran yang banyak dinanti oleh masyarakat, terutama kaum perempuan," ujarnya seraya mengatakan bahwa perhiasan telah lama menjadi pelengkap pakaian perempuan.
Ia berharap apabila masyarakat luas menyaksikan keindahan mutumanikam Nusantara itu maka akan timbul niat untuk membeli, memakai dan mengoleksinya.
Menurut Ibu Ani, dengan mengenakan mutumanikam Nusantara maka telah turut membantu menyejahterakan para perajin dan mempopulerkan karya anak bangsa.
"Kalau benar cinta produk nusantara beli perhiasan nusantara," ucapnya.
Peserta pameran yang berasal dari provinsi atau Dekranasda antara lain berasal dari Jambi, Sumatera Barat, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, DI Yogyakarta, Pasuruan, NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sumatera Selatan dan Papua.
Sementara itu peserta dari mitra binaan kementerian antara lain berasal dari Kementerian Perdagangan terdiri dari 12 gerai, Kementerian Perindustrian terdiri dari enam gerai dan Kementerian Koperasi dan UKM terdiri dari lima gerai.
MMNI terbentuk pada tahun 2006 yang tujuan intinya adalah untuk menciptakan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.
Selain penjualan kriya perhiasan hasil karya perajin Nusantara, pameran itu akan pula diisi dengan berbagai kegiatan antara lain kontes desain perhiasan kategori tradisional, modern dan kontemporer dengan juri terdiri dari John Hardy, Hesti Kresnarini, Ghea Panggabean, Pincky Sudarman, dan Maria Lukito.
(G003)
Pewarta : Oleh GNC Aryani
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
