
Persediaan sapi DIY aman jelang Idul Adha

Yogyakarta, (Antara Jogja) - Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan persediaan ternak sapi di daerah setempat aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya Idul Adha 1436 hijriah.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian (Distan) DIY, Sutarno di Yogyakarta, Jumat, mengatakan setiap tahun persediaan sapi hidup di daerah setempat tidak pernah kekurangan, bahkan mampu memasok untuk daerah lain.
"Stok sapi hidup cukup aman, bahkan berencana memasok untuk Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, dan Jawa Barat," kata Sutarno.
Menurut dia, populasi keseluruhan jenis sapi baik jantan maupun betina di DIY saat ini mencapai 322.750 ekor, meningkat dari 2014 yang tercatat 302.011 ekor. Sedangkan untuk persediaan sapi jantan siap potong pada 2015 mencapai 60 ribu ekor.
Dengan persediaan itu, menurut Sutarno, akan mampu mencukupi kebutuhan sapi sebagai hewan kurban untuk Idul Adha di DIY yang diperkirakan bakal mencapai 25.000 ekor sapi.
Lebih dari itu, ia mengatakan, dengan jumlah populasi sapi tersebut, DIY masih dapat memasok kebutuhan sapi hidup di Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta dan Jawa Barat untuk kebutuhan Idul Adha.
"Kemarin kami sudah kontrak dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat untuk memasok 5.000 ekor sapi," kata dia.
Ia mengatakan sapi lokal DIY yang biasa digunakan untuk hewan kurban adalah sapi dengan jenis peranakan ongole (PO) yang biasa dikenal sebagai sapi Jawa atau sapi putih. Sapi jenis itu dinilai memiliki harga lebih terjangkau sehingga lebih diminati masyarakat.
"Dari keseluruhan populasi sapi yang paling dominan di DIY adalah sapi putih yang jumlahnya bisa mencapai 104.000 ekor," kata dia.
Sementara itu, ia juga mengimbau agar masyarakat selektif dalam memilih hewan kurban dengan memastikan kondisi kesehatan sapi, terbebas dari cacing hati atau penyakit "anthrax". Selain itu, minimal memiliki usia 1,5 -2 tahun.
"Kami juga akan melakukan pemantauan kondisi kesehatan sapi menjelang hari raya Idul Adha," kata Sutarno. ***3***
(L007)
Pewarta : Oleh Luqman Hakim
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
