
UNY berangkatkan 124 guru SM3T

Jogja (Antara Jogja) - Universitas Negeri Yogyakarta akan memberangkatkan sebanyak 124 guru peserta program sarjana mendidik di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, dan Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
"Dari 124 guru itu, sebanyak 56 orang di antaranya ditempatkan di Kabupaten Alor dan 68 orang di Kabupaten Gayo Lues," kata Wakil Rektor I Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Wardan Suyanto di Yogyakarta, Rabu.
Pada pelepasan peserta program sarjana mendidik di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (SM3T) UNY tujuan Alor dan Gayo Lues, Wardan mengatakan program SM3T itu akan dilaksanakan selama setahun.
"Program itu bertujuan membantu daerah dalam mengatasi permasalahan pendidikan khususnya kekurangan guru sekaligus memberikan pengalaman tugas sosial kemasyarakatan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di derah sasaran," katanya.
Menurut dia, para guru peserta program SM3T diharapkan beradaptasi dengan lingkungan karena mereka bukan sekadar mengajar tetapi juga mendidik.
"Para guru peserta program SM3T juga diharapkan menjalin kerja sama dengan masyarakat setempat untuk memajukan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal," katanya.
Selain di Alor dan Gayo Lues, kata dia, UNY pada 2015 juga menempatkan guru peserta program SM3T di Kabupaten Ngada, NTT, sebanyak 68 orang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, 69 orang.
Selanjutnya, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sebanyak 38 orang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, 47 orang, dan Kabupaten Merauke, Papua, 38 orang.
Salah satu orang tua peserta SM3T Kasno mengatakan bangga karena putrinya mengambil peran dalam meratakan pendidikan di Indonesia. Putrinya akan ikut mengabdi di Alor.
Menurut dia, pendidikan di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal perlu dibimbing agar lebih maju. "Saya berharap pengabdian di daerah 3T berjalan lancar sehingga anak kami kembali dengan selamat," kata ayah dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama dan Tari UNY Desi Novitasari itu.
(B015)
Pewarta : Oleh Bambang Sutopo Hadi
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
