Logo Header Antaranews Jogja

Harga daging sapi di Gunung Kidul naik

Minggu, 24 Januari 2016 22:26 WIB
Image Print
Ilustrasi, Pedagang dading sapi (Foto ANTARA/Mamiek)

Gunung Kidul, (Antara Jogja) - Harga daging sapi di Pasar Argosari Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus meningkat dalam beberapa minggu terakhir yang mengakibatkan jumlah pembeli berkurang.

Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Argosari, Karni di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan dirinya menjual daging sapi kualitas satu dengan harga Rp120.000 hingga Rp125.000 per kilogram, padahal sebelumnya harga daging sapi hanya berkisar Rp110.000 - Rp120.000 per kilogram.

"Harga daging sapi di atas Rp120.000 untuk kualitas bagus. Kalau untuk kualitas dua, biasanya pedagang menjual dengan harga Rp90.000 dan juga kulit daging dijual dengan harga Rp30.000 per kilogram," kata Karni.

Ia mengatakan, saat ini para pedagang mengeluhkan sepinya pembeli akibat terus naiknya harga daging mentah. "Sekarang sepi banget sejak dua Minggu terakhir," katanya.

Karni menduga kenaikan ini akibat harga sapi hidup terus meningkat sehingga menyebabkan harga daging mengalami kenaikan.

"Sapi sekarang mahal, kami aja biasanya hanya patungan berempat untuk membeli satu ekor sapi lalu nanti dagingnya dibagi rata," kata dia.

Ia berharap pemerintah dapat segera turun tangan untuk bisa mengatasi permasalahan tersebut. "Semoga saja bisa segera diatasi, agar para penjual tidak lagi merugi banyak," kata Karni.

Akibat kenaikan harga daging berpengaruh terhadap harga jual abon sapi. Seperti dikatakan Ela, jika dirinya menaikkan harga abon. "Kenaikan Rp5.000 per kilogram terpaksa dilakukan karena kenaikan harga daging," katanya. ***3***

(KR-STR)




Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026