Politisi: mahasiswa perlu perkuat nasionalisme hadapi MEA

id nasionalisme

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Eko Suwanto. (foto Mamiek/Antara)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD DIY Eko Suwanto mendorong mahasiswa memperkuat nasionalisme dan spirit kebangsaan dalam mengembangkan inovasi dan kreativitas menghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN.

"Mahasiswa perlu membangun kreativitas dan inovasi disertai spirit kebangsaan," kata Eko dalam Seminar Nasional "Kontribusi dan Kompetensi Mahasiswa Terhadap Pembangunan. Negara di Kawasan ASEAN" di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Kamis.

Menurut Eko, menghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN mahasiswa memiliki posisi penting mengkritisi arus liberalisasi di bidang politik serta ekonomi melalui berbagai kajian serta penelitian.

Dengan peran mahasiswa, menurut dia, diharapkan Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk dan tenaga kerja asing.

"Penyelamatan pasar dalam negeri penting bagi kedaulatan perekonomian nasional. Kampus harus ikut menjaga kepentingan nasional," kata dia.

Selain tantangan produk asing, menurut dia, saat ini banyak tantangan liberalisasi regulasi yang dihadapi seperti Undang-Undang (UU) Minerba, serta UU Kelistrikan yang dinilainya belum berpihak kepada kepentingan rakyat.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga Siti Ruhaini mengatakan MEA perlu disikapi secara kritis sebab dapat menjadi pintu masuk kapitalisme global.

"Bahkan bisa berimplikasi pada pendidikan tinggi di Indonesia," kata dia.

Mengdapi MEA, perguruan tinggi memiliki tantangan dalam menyiapkan mahasiswa dengan kompetensi serta profesionalitas berdasarkan bidang masing-masing.

Salah satu perwakilan Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Ainurrohman menilai mahasiswa dapat berperan dalam bidang apa saja dalam berkontribusi mengembangkan potensi sumber daya manusia (SDM) untuk mengolah Sumber Daya Alam (SDA).

"Apa saja peluang dan dampak dari MEA mahasiswa bisa berkontribusi apa saja, bahkan dapat mengadvokasi kebijakan agar produk lokal memiliki daya saing," kata dia.

(L007)
Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar