Logo Header Antaranews Jogja

Polres Gunung Kidul amankan objek vital

Minggu, 11 September 2016 23:15 WIB
Image Print
Mapolres Gunung Kidul (Foto Antara)

Gunung Kidul, (Antara Jogja) - Kepolisian Resor Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan pengamanan terhadap objek vital untuk memberikan rasa alam pada umat muslim yang melaksanakan hari raya Idul Adha 1437 Hijriah.

Kasubag Humas Polres Gunung Kidul Iptu Ngadino di Gunung Kidul, Minggu mengatakan ke-270 anggota siaga penuh di objek vital diantaranya rumah ibadah.

Surat perintah pengamanan hari raya kurban diterbitkan mulai (11/9) atau sehari menjelang hari H. Adapun pengamanan lima titik konsentrasi massa meliputi jalan raya, pasar dan pusat perbelanjaan, tempat ibadah, terminal dan objek wisata.

"Sebagaimana hari besar kita melakukan pengamanan terhadap objek penting termasuk tempat ibadah," kata Ngadino.

Ia mengatakan objek wisata yang setiap akhir pekan atau libur panjang selalu dikunjungi puluhan ribu wisatawan dan menyebabkan kepdatan lalu lintas pihaknya akan menrjunkan tim ke sejumlah titik.

Ia mengatakan waspada di dua titik yakni tanjakan dan tikungan Slumprit jalan Wonosari - Yogyakarta dan tanjakan menuju arah Pantai Krakal, Kukup dan Pulangsawal.

"Kami mengimbau agar pengunjung hati-hati," imbuhnya.

Ngadino mengatakan pendaraan berat dilarang melintas di kalan nasional Wonosari-Yogyakarta selama libur panjang hari raya Idul Adha. Kebijakan tersebut sesuai Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal (Dirjen)Perhubungan Nomor 15 Tahun 2016 tentang Pengaturan Lalu Lintas, Larangan Pengoperasian Kendaraan Angkutan Barang berlaku mulai Jumat (9/9) hingga Senin (12/9).

Ia mengatakan pemberlakukan ini untuk mencegah kepadatan jalur utama menuju Gunung Kidul. Namun ada perngecualian pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan sembako.

"Selain mencegah macet kebijakan ini untuk memberikan pelayanan, kenyamanan dan kelancaran berlalu lintas selama liburan panjang," katanya. ***2***

(KR-STR)




Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026