PSG terancam labil akibat kondisi Mbappe

id liga prancis,psg,kylian mbappe,angers,nantes,marseille,lyon,lille

PSG terancam labil akibat kondisi Mbappe

Bintang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe (kanan) berbincang dengan kiper Bordeaux Benoit Costil selepas laga lanjutan Liga Prancis di Stadion Matmut Atlantique, Bordeaux, Sabtu (28/9/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/Regis Duvignau)

Jakarta (ANTARA) - Paris Saint-Germain memasuki jadwal Liga Prancis pekan kesembilan mulai Sabtu dini hari esok sampai dengan Senin dini hari WIB awal pekan depan dengan menduduki puncak klasemen, namun kondisi mereka terancam masih menjalani fase-fase labil setelah bintang Kylian Mbappe diragukan tampil membela PSG saat menjamu Angers di Stadion Parc des Princes Sabtu malam besok.

Neymar sempat menjadi juru selamat di tengah krisis lini depan, namun peran itu terhentikan dalam jadwal tengah pekan ketika PSG dipecundangi Reims pada 26 September.

Mbappe yang sempat menepi cukup lama akhirnya kembali tampil dalam dua laga terakhir di Liga Prancis dan Liga Champions meski hanya sebagai pemain pengganti.

Perannya sangat terasa saat mengalahkan Bordeaux akhir pekan lalu, meski tak menciptakan gol namun assist-nya untuk Neymar menjadi penentu kemenangan.



Ironisnya, ketika kembali turun sebagai pemain pengganti dalam lawatan ke Galatasaray tiga hari lalu, surat kabar L'Equipe menurunkan laporan bahwa Mbappe didera cedera lagi dan ia juga tak terlihat muncul pada galeri sesi latihan PSG Kamis 3 Oktober.

Bagi Le Parisien jelas ini bukan kabar baik karena seandainya mereka kehilangan poin saat menjamu Angers, bukan tak mungkin mereka kehilangan keunggulan mengingat Nantes juga kini berjarak dua poin dan siap berdiri sama tinggi jika menang saat menjamu OGC Nice di Stadion La Beaujoire-Louis-Fonteneau.

Menepinya kembali Mbappe jelas tak menguntungkan PSG, namun di sisi lain menjadi kesempatan bagi Pablo Sarabia untuk lebih memantapkan diri sebagai pilihan andalan jika dibutuhkan manajer Thomas Tuchel.

Sementara PSG menghadapi perkara bagaimana menjaga posisi puncak, masalah lebih mendasar ditemui oleh Leonardo Jardim di AS Monaco.

Menjaga momentum Monaco

Pada dua laga terakhir, Monaco akhirnya meraih kemenangan yang diidam-idamkan demi mengakhiri fase-fase kelam Les Monegasques.

Ujian selanjutnya bagi Jardim adalah menjaga momentum dua kemenangan beruntun itu agar bisa turut bersaing setidaknya di zona Eropa, mengingat uang yang digelontorkan taipan Rusia Dmitry Rybolovlev untuk mendatangkan sederet nama bintang tidaklah sedikit.

Monaco akan bertandang ke markas Montpellier Minggu dini hari WIB lusa dengan harapan Wissam Ben Yedder melanjutkan ketajamannya di muka gawang dan Islam Slimani bisa meneruskan perannya sebagai kreator situasi berbahaya bagi lini belakang lawan.

Jika menang Monaco akan menutup pekan kesembilan dengan koleksi total 12 poin dan berpeluang untuk naik dari peringkat ke-12 hingga setidaknya urutan kesembilan, tentu tergantung hasil laga-laga lain.



Marseille, Lyon mendamba tiga

Semua tim tentu menginginkan kemenangan, namun saat ini di Liga Prancis boleh jadi ada dua tim yang sangat mendambakan tiga angka yakni Marseille dan Olympique Lyon.

Marseille memang melewati enam laga tanpa kalah, namun pada tiga pertandingan terakhir mereka hanya bisa bermain imbang.

Tidak kalah belum tentu hasil yang buruk, tetapi jika mereka bisa mengamankan enam poin yang hilang dari tiga laga terakhir, tim besutan Andres Villas-Boas itu saat ini sudah bercokol di puncak klasemen.

Villas-Boas jelas tak patut berandai-andai, ia hanya bisa berusaha memastikan Marseille meraih tiga poin penuh saat melawat ke markas Amiens di Stadion de la Licorne Sabtu dini hari nanti sebagai laga pembuka rangkaian jadwal Liga Prancis pekan kesembilan.



Kemenangan dipastikan akan membuat mereka naik dari peringkat kelima, meski mungkin hanya dalam waktu 24 atau 48 jam.

Sementara itu, persoalan lebih pelik dialami Lyon. Mereka sudah enam laga terakhir tak pernah menang di Liga Prancis.

Optimisme yang sempat muncul pada awal musim dengan kedatangan Sylvinho sebagai manajer baru seolah menguap begitu saja dalam satu bulan terakhir.

Namun, kemenangan dalam lanjutan Liga Champions di markas tim Jerman RB Leipzig dua hari lalu seharusnya bisa menaikkan moral Memphis Depay cs.



Persoalannya, Lyon akan bertandang ke markas AS Saint-Etienne, tim lain yang lebih beruntung menyudahi lebih awal catatan mengecewakan pekan lalu.

Mental jelas memainkan peranan besar dalam pertandingan yang akan digelar di Stadion Geoffroy-Guichard Senin dini hari WIB 7 Oktober mendatang, selain tentunya perkara Dewi Fortuna melirik tuan rumah atau tim tamu.

Selain kedua tim, Lille juga salah satu yang akan paling ngotot memburu tiga poin dari pekan kesembilan, mengingat pekan lalu mereka hanya main imbang melawan Nice dan kalah melawan Chelsea pada Liga Champions beberapa hari berselang.

Lille akan menjamu Nimes di Stadion Pierre-Mauroy Minggu malam lusa sembari menanti kelanjutan performa apik Victor Omsihen sebagai bintang baru Les Dogues.



Berikut jadwal Liga Prancis pekan kesembilan (dalam WIB, tuan rumah disebut pertama):

Sabtu (5/10) dini hari
01.45 Amiens vs Marseille

Sabtu (5/10) petang s.d. Minggu (6/10) dini hari
10.30 Paris Saint-Germain vs Angers
01.00 Brest vs Metz
01.00 Dijon vs Strasbourg
01.00 Montpellier vs AS Monaco
01.00 Nantes vs OGC Nice
01.00 Toulouse vs Bordeaux

Minggu (6/10) malam s.d. Senin (7/10) dini hari
20.00 Lille vs Nimes
22.00 Rennes vs Reims
02.00 AS Saint-Etienne vs Olympique Lyon




 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar